Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Dajjal

Lis Mujiono, S.Pd.I by Lis Mujiono, S.Pd.I
19 Februari 2024
in KHUTBAH JUM'AT
Reading Time: 7 mins read
0
Home KHUTBAH JUM'AT

:أما بعد

RELATED POST

Nasihat Adalah Pondasi Agama

Kuatkan Kemerdekaan

Jama’ah kaum muslimin sidang sholat jum’at Rohimani wa rohimakumullah

Termasuk perkara Aqidah yang harus diyakini oleh seluruh kaum muslimin adalah beriman kepada kabar-kabar/berita-berita/kisah-kisah yang datang dari nash-nash baik datangnya dari Al Qur’an maupun datangnya dari Hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

IIbu qudamah dalam kitabnya Lum’atul I’tiqad menyebutkan tentang keyakinan-keyakinan yang harus dipegang oleh seluruh kaum muslimin alussunnah wal jama’ah. Dan diantara yang beliau sebutkan adalah (kaidah ke-17):

١٧ – ويجب الإيمانُ بِكُلِّ مَا أَخَبَرَ بِهِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَصَحَّ بِهِ النَّقْلُ عَنْهُ فِيمَا شَهِدْنَاهُ أوْ غَابَ عَنَّا نَعْلَمُ أَنَّهُ حَقٌّ وَصِدْقٌ، سَوَاءٌ في ذلكَ مَا عَقَلْنَاهُ وَجَهِلْناهُ، وَلَمْ نَطَّلِعُ على حقيقة معناه

“Dan wajib beriman terhadap segala kabar yang datang dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari riwayat yang sohih, baik kabar itu kita saksikan secara langsung atau pun kabar yang belum pernah kita saksikan sama sekali dan kita mesti tau bahwasanya berita itu pasti benar dan jujur. Sama saja halnya kabar-kabar tersebut masuk akal atau di luar nalar kita. Dan kita juga tidak dituntut untuk harus mengetahui hakekatnya maknanya.

Jama’ah kaum muslimin rahimani wa rohimakumullah

Termasuk kabar yang datang dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan riwayat yang mutawatir adalah perkara Dajjal
Bahkan Ibnu Hazm mengatakan dalam kitabnya Al ahkam:

وخروج الدجال فقد جاء فيه أكثر من مائة وتسعين حديثا من الصحاح والحسان، وقد تواترت الأحاديث في خروج الدجال.

“Hadits tentang Keluarnya Dajjal ada lebih dari 190 hadits berkisar antara sohih dan hasan. Dan sungguh sangat mutawatir hadits yang berbicara tentang akan keluarnya Dajjal.

Jama’ah kaum muslimin rahimani wa rohimakumullah

Tidak lah seorang nabi yang diutus pasti nabi-nabi tersebut memperingatkan umat-umatnya dari Dajjal. Dalam hadits Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

لم يُبعَثْ نبيٌّ قَبْلي إلّا يُحَذِّرُ قَومَه مِنَ الدجّالِ الكَذّابِ، فاحذَرُوه فإنَّه أَعْورُ، وإنَّ ربَّكم ليس بأَعوَرَ.

“Tidaklah diutus seorang nabi pun sebelum ku kecuali ia memperingatkan kaumnya dari Dajjal sang pendusta, waspadalah kalian. Sesungguhnya dia adalah seorang yang buta dan tuhan kalian tidaklah buta”
(HR . Bukhari: 7408 Muslim: 2933)

Dan diantara sifat-sifat Dajjal yang disebutkan dalam hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah:

1. Seorang laki-laki pendek dan gemuk

2. Jarak antara kedua betisnya berjauhan

3. Berambut keriting dan pirang

4. Mata kanannya buta dan mata kirinya tidak normal kecil seperti buah anggur

5. Selain secara fisik, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut ciri Dajjal lainnya adalah terdapat kata ‘”kafir” di antara kedua bola matanya. Yang bisa dibaca oleh orang-orang yang beriman baik orang yang beriman tersebut mengetahui baca tulis atau pun tidak.

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda terkait ciri-ciri Dajjal dalam haditsnya :

إِنَّ مَسِيحَ الدَّجَّالِ رَجُلٌ قَصِيرٌ أَفْحَجُ جَعْدٌ أَعْوَرُ مَطْمُوسُ الْعَيْنِ لَيْسَ بِنَاتِئَةٍ وَلَا حَجْزَاءَ

“al-maasih Dajjal adalah seorang yang pendek, renggang kedua betisnya, berambut keriting dan buta sebelah matanya, tidak terlalu menjorok keluar dan tidak juga terlalu menjorok kedalam.” (HR. Ahmad (21701).

Dalam hadits yang lain :

لدَّجَّالُ مَمْسُوحُ الْعَيْنِ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ك ف ر يُهَجَّاهَا يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُسْلِمٍ

“Dajjal itu matanya buta, tertulis di antara kedua matanya KA FA RA, setiap orang muslim bisa mengeja dan membacanya.” (HR. Ahmad : 12729)

Sungguh fitnah Dajjal adalah fitnah yang sangat besar dimuka bumi. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Hisyam bin Amr Al anshari bahwasanya ia mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ما بينَ خَلْقِ آدمَ إلى قيامِ الساعَةِ فتنة أكبرُ مِنَ الدَّجالِ

“Diantara penciptaan Adam Sampai hari kiamat tiada fitnah yang lebih besar dari pada fitnah Dajjal.” (HR. Muslim : 2946)

Diantara fitnah Dajjal yang fitanah ini bisa menggiring orang-orang untuk menyembahnya bahkan seorang mukmin bisa hanyut mengikuti Dajjal ketika berhadapan dengannya hal itu terjadi karena saking besarnya fitnah Dajjal:
Diantara fitnah-fitnah itu adalah :

1. Dapat menurunkan Hujan, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Sebagai mana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

فَيَأْتِي عَلَى الْقَوْمِ فَيَدْعُوهُمْ فَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَجِيبُونَ لَهُ فَيَأْمُرَ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ وَالْأَرْضَ فَتُنْبِتُ فَتَرُوحُ عَلَيْهِمْ سَارِحَتُهُمْ أَطْوَلَ مَا كَانَتْ ذُرًا وَأَسْبَغَهُ ضُرُوعًا وَأَمَدَّهُ خَوَاصِرَ ويَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ فَيَقُولُ لَهَا أَخْرِجِي كُنُوزَكِ فَتَتْبَعُهُ كُنُوزُهَا كَيَعَاسِيبِ النَّحْلِ

“Ia mendatangi kaum dan menyeru mereka, mereka menerimanya, ia memerintahkan langit agar menurunkan hujan, langit lalu menurunkan hujan, ia memerintahkan bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, bumi lalu mengeluarkan tumbuh-tumbuhan lalu binatang ternak mereka pergi dengan punuk yang panjang, lambung yang lebar dan kantong susu yang berisi. Kemudin ia melewati tanah yang gersang tidak ada apa-apanya datang Dajjal lalu ia berkata padanya: ‘Keluarkan harta simpananmu.’ Lalu keluarlah harta simpanan dari tanah itu. Dan mengikutinya seperti lebah-lebah jantan.” (Hadits Riwayat Muslim: 5228).

2. Bersama Dajjal dua sungai yang mengalir yang satu sungai di sisinya secara kasat mata berupa air putih dan satunya lagi secara kasat mata berupa api yang bergejolak. Sebagai mana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

لَأَنا أعْلَمُ بما مع الدَّجّالِ منه؛ معهُ نَهْرانِ يَجْرِيانِ، أحَدُهُما -رَأْيَ العَيْنِ- ماءٌ أبْيَضُ، والآخَرُ -رَأْيَ العَيْنِ- نارٌ تَأَجَّجُ، فَإِمّا أَدْرَكَنَّ أحَدٌ، فَلْيَأْتِ النَّهْرَ الَّذي يَراهُ نارًا ولْيُغَمِّضْ، ثُمَّ لْيُطَأْطِئْ رَأْسَهُ فَيَشْرَبَ منه؛ فإنَّه ماءٌ بارِدٌ

“Sungguh aku tahu apa yang ada bersama Dajjal, bersamanya ada dua sungai yang mengalir. Salah satunya secara kasat mata berupa air putih dan yang lainnya secara kasat mata berupa api yang bergejolak. Bila ada yang menjumpainya, hendaklah mendatangi sungai yang ia lihat berupa api dan hendaklah menutup mata, kemudian hendaklah menundukkan kepala lalu meminumnya karena sesungguhnya itu adalah air dingin.” (HR. Muslim :2939)

3. Bersekutu dengan jin dan bisa memerintahkan jin menjelma nenjadi manusia, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

وإنَّ من فتنتِه أن يقولَ للأعرابيِّ: أرأيتَ إن بَعَثْتُ لك أباك وأمَّك أَتَشْهَدُ أني ربُّك؟ فيقولُ: نعم، فيتمثلُ له شيطانانِ في صورةِ أبيه وأمِّه، فيقولانِ: يا بُنَيَّ اتَّبِعْهُ، فإنه ربُّك

“Di antara fitnah Dajjal, dia menawarkan seorang Arab Badui, ‘Renungkan, sekiranya aku bisa ‎membangkitkan ayah ibumu yang telah mati, apakah kamu akan bersaksi bahwa aku adalah Rabbmu?’ ‎Laki-laki Badui itu menjawab, “Ya”. Kemudian muncullah dua setan yang menjelma ‎dalam bentuk ayah dan ibunya. Keduanya berpesan: “Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dia ‎adalah Rabbmu.” (HR. Ibnu Majah: 814)

4. Bisa menghidupkan orang mati, sebagai mana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

يَخْرُجُ الدَّجّالُ فَيَتَوَجَّهُ قِبَلَهُ رَجُلٌ مِنَ المُؤْمِنِينَ، فَتَلْقاهُ المَسالِحُ، مَسالِحُ الدَّجّالِ، فيَقولونَ له: أيْنَ تَعْمِدُ؟ فيَقولُ: أعْمِدُ إلى هذا الذي خَرَجَ، قالَ: فيَقولونَ له: أوَ ما تُؤْمِنُ برَبِّنا؟ فيَقولُ: ما برَبِّنا خَفاءٌ، فيَقولونَ: اقْتُلُوهُ، فيَقولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ: أليسَ قدْ نَهاكُمْ رَبُّكُمْ أنْ تَقْتُلُوا أحَدًا دُونَهُ، قالَ: فَيَنْطَلِقُونَ به إلى الدَّجّالِ، فإذا رَآهُ المُؤْمِنُ، قالَ: يا [[أيُّها النّاسُ هذا الدَّجّالُ الذي ذَكَرَ رَسولُ اللهِ ﷺ]]، قالَ: فَيَأْمُرُ الدَّجّالُ به فيُشَبَّحُ، فيَقولُ: خُذُوهُ وشُجُّوهُ، فيُوسَعُ ظَهْرُهُ وبَطْنُهُ ضَرْبًا، قالَ: فيَقولُ: [[أوَ ما تُؤْمِنُ بي؟]] قالَ: فيَقولُ: [[أنْتَ المَسِيحُ الكَذّابُ]]، قالَ: فيُؤْمَرُ به فيُؤْشَرُ بالمِئْشارِ مِن مَفْرِقِهِ حتّى يُفَرَّقَ بيْنَ رِجْلَيْهِ، قالَ: ثُمَّ يَمْشِي الدَّجّالُ بيْنَ القِطْعَتَيْنِ، ثُمَّ يقولُ له: قُمْ، فَيَسْتَوِي قائِمًا، قالَ: ثُمَّ يقولُ له:[[ أتُؤْمِنُ بي؟]] فيَقولُ:[[ ما ازْدَدْتُ فِيكَ إلّا بَصِيرَةً]]، قالَ: ثُمَّ يقولُ: يا أيُّها النّاسُ إنَّه لا يَفْعَلُ بَعْدِي بأَحَدٍ مِنَ النّاسِ، قالَ: فَيَأْخُذُهُ الدَّجّالُ لِيَذْبَحَهُ، فيُجْعَلَ ما بيْنَ رَقَبَتِهِ إلى تَرْقُوَتِهِ نُحاسًا، فلا يَسْتَطِيعُ إلَيْهِ سَبِيلًا، قالَ: فَيَأْخُذُ بيَدَيْهِ ورِجْلَيْهِ فَيَقْذِفُ به، فَيَحْسِبُ النّاسُ أنَّما قَذَفَهُ إلى النّارِ، وإنَّما أُلْقِيَ في الجَنَّةِ

“Dajjal muncul lalu seseorang dari kalangan kaum mu`minin menuju ke arahnya lalu bala tentara Dajjal yang bersenjata menemuinya, mereka bertanya: ‘Kau mau kemana? ‘ Mukmin itu menjawab, ‘Hendak ke orang yang muncul itu.’ Mereka bertanya: ‘Apa kau tidak beriman ada Tuhan kami? ‘ Mukmin itu menjawab, ‘Rabb kami tidaklah samar.’ Mereka berkata, ‘Bunuh dia.’ Lalu mereka saling berkata satu sama lain: ‘Bukankah Tuhan kita melarang kalian membunuh seorang pun selain dia.’ Mereka membawanya menuju Dajjal. Saat orang mukmin melihatnya, ia berkata, ‘Wahai sekalian manusia, inilah Dajjal yang disebut oleh Rasulullah ﷺ.’ Lalu Dajjal memerintahkan agar dibelah. Ia berkata, ‘Ambil dan belahlahlah dia.’ Punggung dan perutnya dipenuhi pukulan lalu Dajjal bertanya: ‘Apa kau tidak beriman padaku? ‘ Mukmin itu menjawab, ‘Kau adalah Al Masih pendusta? ‘ lalu Dajjal memerintahkannya digergaji dari ujung kepala hingga pertengahan antara kedua kaki. Setelah itu Dajjal berjalan di antara dua potongan tubuh itu lalu berkata, ‘Berdirilah, ‘ tubuh itu pun berdiri. Selanjutnya Dajjal bertanya padanya: ‘Apa kau beriman pada ku? ‘ia menjawab, “Aku semakin mengetahuimu.” Setelah itu Dajjal berkata, “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dilakukan seperti ini setelahku.” Lalu Dajjal mengambilnya untuk disembelih, kemudian antara leher dan tulang selangkanya diberi perak, tapi Dajjal tidak mampu membunuhnya. Kemudian kedua tangan dan kaki orang itu diambil lalu dilemparkan, orang-orang mengiranya dilempari ke neraka, tapi sesungguhnya ia dilemparkan ke surga.” (HR. Muslim: 2938)

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، قلت ما سمعتم وأستغفر الله لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah ke 2:

الحمد لله على حلمه بعد علمه و على عفوه بعد قدرته هو عز كل ذليل و قوة كل ضعيف و أمان كل خائف و مفزع كل ملهوف

ومن تكلم سمع نطقه و من سكت علم سره و من عاش فعليه رزقُه و من مات فإليه منقلبه
و أصلى و أسلم صلاة و تسليما يليقان بمقام خير الأنبياء و إمام المرسلين سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم و على آله وصحبه و التابعين
أما بعد.

Jama’ah kaum muslimin رحمنى و رحمكم الله

Beberapa hal yang merupakan kesalahan-kesalahan sikap yang berkaitan dengan Dajjal :

1. Mengatakan bahwasanya lambang Dajjal adalah mata satu. Hal ini adalah keliru, sebagaimana yang telah kita sebutkan dalam khutbah yang pertama bahwasanya mata Dajjal dalam hadits-hadits Nabi Sallallahu ‘alaihi Wasallam adalah dua hanya saja salah satu mata di bagian kanannya yang buta sedangkan yang kirinya tidak normal.

2. Ramalan kepastian waktu tentang Dajjal, hal ini juga merupakan kesalahan karena tidak ada satu-pun hadits dari Nabi Shallallahu ’alaihi Wasallam yang berbicara tentang kapan waktu pasti keluarnya dajjal. Yang pasti adalah Dajjal akan keluar sebelum hari kiamat dan itu merupakan tanda-tanda besar hari kiamat

3. Menganggap bahwasanya Dajjal hanyalah fenomena-fenomena kerusakan / Sistem dan bukan zat jiwa manusia. Memang benar disana ada fenomena-fenomena layaknya Dajjal seperti kerusakan, kemaksiatan, kedustaan dan lain-lain namun kita tidak boleh pula menafikan adanya Dajjal sebagai zat manusia. Hal ini tidak diragukan lagi. jika kita menelaah hadits-hadits Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam pasti akan bisa menyimpulkan bahwasanya Dajjal adalah keturunan anak Adam, seorang laki-laki, seorang manusia yang akan muncul di suatu daerah yang ada di Iran dan akan diikuti oleh 70.000 orang yahudi Asfahan.

Jama’ah kaum muslimin rahimani wa rohimakumullah

Lantas bagaimana supaya kita bisa terhindar dari Dajjal? :

1. Berdoa kepada Allah ta’ala akan fitnah Dajjal, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

إذا فرغَ أحدُكُم مِنَ التَّشَهُّدِ الأخيرِ، فليتَعوَّذ باللَّهِ من أربعٍ: مِن عَذابِ جَهَنَّمَ، ومِن عَذابِ القبرِ، ومِن فِتنةِ المَحيا والمَماتِ، ومن فِتنةِ المسيحِ الدَّجّالِ

“Apabila kalian berada di dalam tasyahud Akhir: maka hendaklah berlindung kepada Allah Ta’ala dari empat perkara: 1. Dari azzab Neraka Jahannam 2. Dari azab kubur 3. Dari fitnah kehidupan dunia dan kehidupan setelah mati dan 4. Dari fitnah Dajjal.” (HR. Muslim : 588)

2. Sering membaca / menghafalkan surah Al Kahfy terlebih awal-awal ayat, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

فمَن أَدْرَكَهُ مِنكُمْ، فَلْيَقْرَأْ عليه فَواتِحَ سُورَةِ الكَهْفِ

“Siapapun yang bertemu dengan Dajjal hendaknya membaca pembuka surah Al kahfy.” (HR. Muslim : 2937)

Dan di sabdanya yang lain :

مَن حَفِظَ عَشْرَ آياتٍ مِن أوَّلِ سُورَةِ الكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجّالِ

“Siapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal surah Al Kahfy maka akan terjaga dari Dajjal.” (HR. Muslim : 809)

3. Segera menjauhi Dajjal jika mendengar akan kemunculannya di suatu tempat dan jangan mendekatinya, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

من سمعَ بالدَّجّالِ فلينأَ عنْهُ فإنَّ الرَّجلَ يأتيهِ وَهوَ يحسَبُ أنَّهُ مؤمنٌ فما يزالُ بِهِ بما معَهُ من الشُّبَهِ حتّى يتَّبِعَهُ

“Siapa yang mendengar (kedatangan) Dajjal hendaklah menjauhinya. Demi Allah, seorang laki-laki benar-benar akan mendatangi Dajjal dan mengira bahwa ia adalah seorang mukmin, lalu ia akan mengikuti setiap subhat yang ditebarkannya akhirnya ia pun menjadi pengikut Dajjal.” (HR. Abu Dawud : 3762)

4. Tinggal di Negeri Mekkah dan Madinah jika memungkinkan, karena Dajjal tidak bisa memasuki kota Mekah dan Madinah.
Sebagai mana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

ليسَ مِن بَلَدٍ إلّا سَيَطَؤُهُ الدَّجّالُ، إلّا مَكَّةَ والمَدِينَةَ؛ ليسَ له مِن نِقابِها نَقْبٌ إلّا عليه المَلائِكَةُ صافِّينَ يَحْرُسُونَها

“Tidak ada suatu negeripun yang tidak akan dimasuki Dajjal kecuali Makkah dan Madinah, karena tidak ada satu pintu masukpun dari pintu-pintu gerbangnya kecuali ada para malaikat yang berbaris menjaganya.” (HR. Bukhari : 1881 dan Muslim : 2943)

هذا و صلوا و سلموا على البشير النذير و السراج المنير حيث أمركم بذلك العليم الخبير . فقال:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

اللهم صل و سلم و بارك على سيدنا محمد و على آله و صحبه و التابعين و من تبعهم إلى يوم الدين

اللهم اغفر لنا وارحمنا واسترنا في الدنيا والآخرة
اللهم إنا نسألك العفو والعافية في ديننا ودنيانا وآخرتنا

اللهم انصر عبادَك المجاهدين في سبيلك، وسدد رميهم ورأيهم، وثبت أقدامهم، ، ونزِّلْ عليهم نصرك وتأييدك

اللهم أنجِ المستضعفين من المؤمنين فى فلسطين و فى سودان و فى إلدب فى كل مكان ، واستر عوراتِهم وآمن روعاتِهم واقضِ حاجاتِهم وفَرِّجْ كُرُوْبَهم

اللهم اهزِمِ اليهود وأولياءَهم وسَلِّطْ عليهم عبادَك المجاهدين

اللهم اغفر للمسلمين و المسلمات الأحياء منهم والأموات
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

و الحمد لله رب العالمين

عباد الله
إن الله يأمركم بالعدل و الإحسان و إيتاء ذي القربى و ينهى عن الفحشاء و المنكر يعظكم لعلكم تذكرون فاذكوا الله العظيم يذكركم و اشكروا على نعمه يزدكم و اسألوا من فضله يعطكم و لذكر الله أكبر
و الله يعلم ما تصنعون

Gresik : 17 Rojab 1445 H/29 januari 2024

Penulis : Ustadz Lis Mujiono

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Lis Mujiono, S.Pd.I

Lis Mujiono, S.Pd.I

Ustadz Lis Mujiono adalah alumni Pondok Pesantren Al-Furqon al-Islamiy Srowo-Sidayu Gresik-Jawa Timur tahun 2020. Selalu mendapat peringkat 1 di Takhossus 1 dan 2, dan masuk peringkat 3 besar di Marhalah Aly 3. Pernah menempuh studi S1 di STAI YPBWI Surabaya pada jurusan PAI. Aktifitas sehari-hari beliau sebagai pengajar tetap di Pondok Pesantren Al-Furqon al-Islamiy Srowo-Sidayu-Gresik-Jawa Timur di Marhalah MTS dan Takhossus Ilmi.

Related Posts

Nasihat Adalah Pondasi Agama
KHUTBAH JUM'AT

Nasihat Adalah Pondasi Agama

7 Januari 2026
Kuatkan Kemerdekaan
KHUTBAH JUM'AT

Kuatkan Kemerdekaan

16 Agustus 2025
Mengedepankan Cinta Allah di Hari Qurban
KHUTBAH JUM'AT

Mengedepankan Cinta Allah di Hari Qurban

30 Mei 2025
Menahan Pandangan yang Haram
KHUTBAH JUM'AT

Menahan Pandangan yang Haram

26 Februari 2025
Khutbah Jum’at : Akhlak Mulia
KHUTBAH JUM'AT

Khutbah Jum’at : Akhlak Mulia

16 Januari 2025
Peringatan Tahun Baru Masehi
KHUTBAH JUM'AT

Peringatan Tahun Baru Masehi

29 Desember 2024
Next Post
Tertipu Cinta di Hari Valentine

Tertipu Cinta di Hari Valentine

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp