Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Mereka Terbunuh Karena Cinta #1

Abu Dawud ad-Dombuwiyy by Abu Dawud ad-Dombuwiyy
22 Mei 2024
in TAZKIYATUN NUFUS
Reading Time: 6 mins read
0
Home TAZKIYATUN NUFUS

Bismillah, alhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’iin. Wa ba’du.

RELATED POST

Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri

Tatkala Futur dan Rasa Malas Melanda

Saudaraku, kisah dibawah ini merupakan kisah yang menceritakan bagaimana seorang muslim menjadi kafir keluar dari agamanya karena mabuk cinta, cinta yang tidak halal, cinta yang hina, kemudian menjadikan pelakunya mati dalam keadaan kafir. Waliyaadzubillah.

Pada zaman dahulu ada seorang pemuda yang cintanya tertambat kuat pada seorang gadis yang cantik jelita. Cinta terhadap seorang wanita kafir, sehingga menyebabkan pemuda ini murtad dari agama islam yang mulia ini.

Dikisahkan oleh Ibnul Jauzi dalam kitabnya Dzammul Hawa bahwa Sunaid berkata, “Aku mendengar Hajjaj berkata, ‘Aku melihat orang yang mabuk cinta sampai ia rela masuk agama Nashrani’.” Aku mendengar syaikh kami, Abu al-Hasan Ali bin Ubaidillah az-Zhaguni bercerita bahwa seorang pemuda memperbaiki pintu rumah wanita Nashrani lalu dia melihatnya dan mencintainya.

Cinta terus bertambah sehingga mengalahkan aqalnya. Kemudian wanita itu pindah ke Maristan. Pemuda ini memiliki kawan yang biasa pergi kepada wanita Nashrani tersebut dan menjadi kurir antara dirinya dengan wanita tadi.

Kemudian cintanya-pun semakin bertambah, maka ibu pemuda ini berkata kepada kawannya, “Aku datang kepadanya tapi dia tidak mau berbicara kepadaku.” Kawannya mengatakan, “Mari bersamaku.” Ibu pemuda ini datang bersama kawannya, lalu kawannya mengatakan, “Wanita yang kamu cintai telah mengirim surat kepadamu.” Dia bertanya, “Bagaimana?”

Kemudian kawannya menjawab, “Ini ibumu yang akan menjelaskan suratnya.” Lalu ibunya mulai berbicara kepadanya tentang wanita tersebut dengan sedikit dusta. Kemudian cinta pemuda ini semakin menggebu. Ketika kematian nyaris menjemputnya, dia berkata kepada kawannya, “Ajal telah tiba, sedangkan aku tidak bertemu kekasihku di dunia ini, dan aku ingin bertemu dengannya di akhirat.” Kawannya bertanya, “Bagaimana kamu melakukannya?” Ia menjawab, “Aku keluar dari agama Muhammad, dan aku menyatakan Isa bin Mariam dan salib yang agung (sebagai tuhan).” Ia mengucapkan hal itu, lalu mati. Wal-Iyaadzubillaah.

Kemudian kawannya pergi kepada wanita tersebut, ternyata (ia)sedang sakit. Ketika dia menemuinya dan berbincang dengannya, gadis ini mengatakan, “Aku tidak bertemu dengan kekasihku di dunia dan aku ingin bertemu dengannya di akhirat. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Alah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, serta aku berlepas dari agama Nashrani.”

Ayah wanita itu berdiri lalu berkata kepada pria ini, “Ambilah dia sekarang, karena dia telah menjadi golonganmu.” Ketika orang ini beranjak untuk keluar, wanita ini berkata, “Berhentilah sejenak.” Ketika pria ini berhenti, wanita ini-pun meninggal.” [Dzammul Hawa, 408-409].

Kisah yang diceritakan oleh Ibnul Jauzi rahimahullah diatas menjelaskan bahwa dua orang anak adam yang menjadi budak cinta, bisa terbunuh karena sebab mabuk cinta. Yang muslim dia mati dalam keadaan kafir karena sebab cintanya, sedang yang kafir justru masuk Islam dengan sebab cintanya.

Berkata seorang penyair :

“Mabuk cinta seperti mabuk khomr bahkan lebih dahsyat

Menghilangkan akal dan melumpuhkan nurani berkarat

Mengurung jiwa dalam syahwat seperti gelombang 

Menenggelamkan hingga karam ke lautan berkarang.”

Inilah akhir kehidupan orang-orang yang cintanya mengalahkan akalnya, terombang-ambing dalam kemabukan hingga ajal menjemputnya. Semoga Allah menjauhkan kita dari musibah ini dan mengokohkan kita diatas ketaatan, karena Dia adalah Dzat yang membolak-balikan hati.

Faedah yang bisa diambil: 

1. Dahsyatnya fitnah wanita bagi laki-laki sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

ما تركتُ بعدي فتنة أشدَّ على الرِّجال من النساء

“Aku tidak meninggalkan sepeninggalku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki dari pada wanita.” [HR. Al-Bukhari no.5096, (hal.1010)].

2. Haramnya hubungan cinta selain cinta diatas pernikahan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

لم نر للمتحابين مثل النكاح

“Tidak diketahui (yang lebih bermanfaat) bagi dua orang yang bercinta seperti nikah.” [HR. Ibnu Majah, no.1847 (hal.201)].

3. Bahayanya cinta apabila telah mengalahkan akal sehat sebagaimana ucapan penyair :

“Perhatikanlah orang-orang yang dimabuk cinta
Akal mereka bagaikan akal orang-orang gila

Membutakan mata hingga ajal menjemput nyawa

4. Seseorang yang telah terjebak dalam cinta yang haram, dia akan sulit untuk keluar dari percintaan dan keledzatan semu yang menipunya, inilah makna ucapan Ibnul Qoyyim :

 وإذا اقتحم العبد بحر العشق ولعبت به أمواجه فهو الى الهلاك

“Apabila seorang hamba menceburkan dirinya kelautan cinta. Dipermainkan dia oleh gelombang maka dia menuju pada kebinasaan dan kecil baginya untuk selamat.” [Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Mustaaqiin, (hal.131)].
 

5. Orang tua, tidak boleh membiarkan anak-anaknya terjebak dalam cinta yang haram, dia harus memiliki rasa cemburu, marah, bukan malah mendukungnya, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

((ثلاثة لا ينظر الله عز وجل إليهم يوم القيامة: العاق لوالديه, والمرأة المترجلة، والديوث

“Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat nanti, yaitu : (1) orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, (2) perempuan yang menyerupai “laki-laki, (3) dan ad-dayyuts…” [HR. An-Nasa-i, no. 2562 (hal.276)].

6. Sunnatullah yang berlaku dari dulu hingga sekarang bahwa, sepasang laki-laki dan wanita difitrahkan untuk saling mencintai, bukan saling mencintai sesama jenis.

7. Syariat menetapkan bahwa kaum muslimin boleh menikah dengan wanita ahlul kitab Yahudi dan Nashrani, dan pendapat jumhur ulama juga membolehkan. Dalilnya firman Allah Ta’ala :

وَطَعَامُ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ حِلٌّۭ لَّكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّۭ لَّهُمْ ۖ وَٱلْمُحْصَنَـٰتُ مِنَ ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ وَٱلْمُحْصَنَـٰتُ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ مِن قَبْلِكُمْ

Artinya : “Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu.” (QS. Al-Ma’idah : 5).
 

8. Jangan tertipu oleh penampilan dan amalan dzhohir seseorang, bisa jadi seorang yang terlihat baik amalnya dalam pandangan manusia, ternyata dia penghuni neraka, demikian juga sebaliknya. Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam :

 إن الرجل ليعمل بأمل أهل الجنة فيما يبدو للناس، وهو من أهل النار، وإن الرجل ليعمل عمل أهل النار فيما يبدو للناس، وهو من أهل الجنة

“Sesungguhnya seseorang, benar-benar beramal dengan amalan penduduk surga pada apa yang tampak oleh manusia, padahal dia termasuk penghuni neraka. Dan sesungguhnya seseorang, benar-benar beramal dengan amalan penduduk neraka pada apa yang tampak oleh manusia, padahal dia termasuk penghuni surga”. [HR. Al-Bukhari, no.2898 (hal.558)]. 

9. Amalan itu dilihat dari penutupnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إنما الأعمال بالخواتيم

“Sesungguhnya amal-amal itu tergantung penutupnya”. [HR. Al-Bukhari, no.6607 (hal.1263)].
 

10. Hendaknya kita selalu berdoa kepada Allah agar hati kita dikokohkan diatas agama-Nya :

يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك

“Wahai yang Maha membolak-balikan hati, tetapkan hatiku diatas agama-Mu.” [HR. At-Tirmidzi, no.2140 (hal.356)].
 
Wallahu a’lam.

***

Sidayu – Gresik, 21 Sya’ban 1445 H/2 Maret 2024

Penulis : Abu Dawud ad-Dombuwiyy

Artikel : Meciangi-d.blogspot.com

ShareTweetPin
Abu Dawud ad-Dombuwiyy

Abu Dawud ad-Dombuwiyy

Penuntut ilmu dengan nama Erwin Gunawan, S.T. Pernah belajar kepada para asatidzah di Yogyakarta, diantaranya Ustadz Ahmad Halim, Ustadz Sa'id Abu Ukkasyah, Ustadz Ahmad MZ, Ustadz Ari Wahyudi, Ustadz Abu Isa, Ustadz Aris Munandar dan Ustadz Afifi Abdul Wadud dan para asatidzah lainnya. Alumni Ma'had al-Furqon al-Islamiy Srowo Sidayu Gresik. Alumni S1 Jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Related Posts

Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri
TAZKIYATUN NUFUS

Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri

23 November 2025
Tatkala Futur dan Rasa Malas Melanda
TAZKIYATUN NUFUS

Tatkala Futur dan Rasa Malas Melanda

22 November 2025
Kesuksesan yang Sejati
TAZKIYATUN NUFUS

Kesuksesan yang Sejati

18 Desember 2025
TAZKIYATUN NUFUS

Tiada Puncak pada Kesabaran

9 November 2025
Karomah Pecinta Kalam Allah
TAZKIYATUN NUFUS

Karomah Pecinta Kalam Allah

9 November 2025
Nasihat Persaudaraan
TAZKIYATUN NUFUS

Nasihat Persaudaraan

28 Oktober 2025
Next Post
Serba Serbi Sujud Tilawah

Serba Serbi Sujud Tilawah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp