Rabu, Agustus 5, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Tatkala Futur dan Rasa Malas Melanda

Abu Idris by Abu Idris
22 November 2025
in TAZKIYATUN NUFUS
Reading Time: 3 mins read
0
Home TAZKIYATUN NUFUS

Bismillah.

RELATED POST

Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 2)

Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 1)

Setiap insan memiliki kelemahan, rasa jemu, bosan dan gundah-gulana. Hari-hari yang kita jalani tak semulus harapan dan impian. Banyak cobaan, halang rintang, onak dan duri yang menghalangi. Terkadang semangat yang membara muncul, tapi terkadang rasa malas dan futur juga menerpa. Disaat itulah kita diuji dan ditantang untuk mengendalikan diri, mengontrol emosi serta sikap. Berusaha tetap dalam jalur jalan yang lurus, berusaha semangat dan istiqomah.

Berikut sebab-sebab utama munculnya futur dan malas dalam benak kita beserta solusi yang bisa membantu untuk mengatasi penyakit futur dan malas yang demikian berbahaya tatkala melanda kita.

1. Lemahnya Iman dan Lalainya Hati

Lemahnya iman dan lalainya hati adalah sebab utama futur. Dalam sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ الإِيمَانَ لَيَخْلَقُ فِي جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ، فَاسْأَلُوا اللهَ أَنْ يُجَدِّدَ الإِيمَانَ فِي قُلُوبِكُمْ

“Sesungguhnya iman itu bisa usang dalam hati salah seorang diantara kalian sebagaimana usangnya pakaian, maka mintalah kepada Allah agar memperbarui iman di hatimu.” (HR. Al-Hakim)

Bila hati jarang diisi dengan dzikir dan tilawah, iman melemah, semangat pun pudar.

Solusi:

1. Perbanyak dzikrullah dan istighfar.
2. Sering membaca Al-Qur’an dan menghadiri majelis ilmu.
3. Mintalah kepada Allah agar memperbarui iman di dalam hati.

2. Lemahnya Keikhlasan dan Hilangnya Tuju

إنَّما الأعمالُ بالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.” (Muttafun ‘alaihi)

Amal yang tidak dilandasi niat karena Allah akan cepat pudar semangatnya.

Solusi:
1. Luruskan niat setiap beramal.
2. Ingat bahwa semua ibadah akan dibalas oleh Allah, bukan manusia.

3. Lingkungan yang Melemahkan

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ

Artinya : “Dan bersabarlah kamu bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari, mengharap keridaan-Nya.” (QS. Alkahfi : 28 )

Teman yang saleh menguatkan iman, sedangkan teman lalai menularkan futur.

Solusi:
1. Dekati orang-orang yang rajin ibadah dan berilmu.
2. Jauhi lingkungan, pergaulan dan teman yang melalaikan.

4. Kelelahan Fisik dan Tekanan Dunia

إِنَّ لِرَبِّكَ عَلَيْكَ حَقًّا، وَلِنَفْسِكَ عَلَيْكَ حَقًّا، وَلِأَهْلِكَ عَلَيْكَ حَقًّا، فَأَعْطِ كُلَّ ذِي حَقٍّ حَقَّهُ

“Sesungguhnya Tuhanmu mempunyai hak atasmu, dirimu mempunyai hak atasmu, dan keluargamu mempunyai hak atasmu. Maka berikanlah setiap yang berhak haknya.” (HR. Al-Bukhori)

Islam menyeimbangkan antara ibadah, istirahat, dan keluarga. Jika badan lelah, ibadah pun terasa berat.

Solusi:
1. Istirahat secukupnya.
2. Atur waktu antara dunia dan akhirat.
3. Ibadah dengan tenang dan penuh kesadaran.

5. Dosa dan Maksiat

وَمِنْ عُقُوبَاتِ الذُّنُوبِ أَنَّهَا تُطْفِئُ نُورَ الْقَلْبِ وَتُضْعِفُ إِرَادَتَهُ إِلَى الطَّاعَةِ

“Di antara hukuman dosa adalah memadamkan cahaya hati dan melemahkan semangat menuju ketaatan.” (Al-Jawabul Kaafi, Ibnul Qoyyim)

Dosa membuat hati gelap dan malas melakukan kebaikan.

Solusi:
1. Perbanyak taubat dan istighfar.
2. Hindari maksiat sekecil apa pun.
3. Gantikan waktu maksiat dengan amal baik.

6. Kurangnya Ilmu dan Tadabbur

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama.” (QS.Fathir : 28)

Ilmu menumbuhkan rasa takut kepada Allah dan mendorong seseorang untuk beramal terus-menerus.

Solusi:
1. Belajar agama secara rutin.
2. Membaca tafsir Al-Qur’an dan hadits
3. Menghadiri majelis ilmu agar iman bertambah.

Doa Agar Terhindar dari Futur

Dalam sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. At-Tirmidzi)

Allah Ta’ala berfirman :

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي، وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي، وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي، يَفْقَهُوا قَوْلِي

Artinya : “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Ṭāhā : 25–28)

اللَّهُمَّ يَسِّرْ لِي الْفَهْمَ وَاحْفَظْ لِي الْعِلْمَ

“Ya Allah, mudahkanlah aku dalam memahami dan jagalah ilmuku agar tetap tersimpan dalam ingatanku.”

اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا

“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah, dan Engkau dapat menjadikan yang sulit itu mudah jika Engkau kehendaki.”

Kesimpulan :

1. Futur dan malas bukan akhir segalanya. Itu tanda hati perlu diperbarui imannya.

2. Bangkitlah dengan taubat, dzikir, ilmu, dan doa.

3. Sedikit tapi rutin lebih dicintai Allah daripada banyak tapi terputus.

***

Purwodadi Sidayu Gresik, 6 Jumadil Ula 1447 H / 27 Oktober 2025 M.

Diposting ulang : 30 Jumadil Ula 1447 H / 21 November 2025

Penulis : Ustadz Abu Idris Albarnawy

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Abu Idris

Abu Idris

Ustadz Ahmad Dody Al-Barnawy atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Abu Idris adalah pengajar tetap di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Sidayu Gresik sejak tahun 2016 hingga kini. Lulus dari SMK jurusan Teknik Bangunan Gedung pada tahun 2004, kemudian melanjutkan studinya di Ponpes Imam al-Bukhari Solo (tahfidz Al-Qur'an), selesai pada tahun 2010. Beliau melanjutkan studinya di Ponpes Al-Furqon Al-Islami Sidayu Gresik jenjang Takhossus 'Ilmi 2 tahun dan Ma'had Aly 3 tahun dan lulus tahun 2015. Beliau sekarang sedang mengambil kuliah S1 Tarbiyah Islam di International Open Univercity (IOU) semester 6.

Related Posts

Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 2)
TAZKIYATUN NUFUS

Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 2)

29 Juli 2026
Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 1)
TAZKIYATUN NUFUS

Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 1)

21 Juli 2026
Terbatasnya Pengetahuan Manusia
TAZKIYATUN NUFUS

Terbatasnya Pengetahuan Manusia

27 Juli 2026
Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri
TAZKIYATUN NUFUS

Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri

23 November 2025
Kesuksesan yang Sejati
TAZKIYATUN NUFUS

Kesuksesan yang Sejati

18 Desember 2025
TAZKIYATUN NUFUS

Tiada Puncak pada Kesabaran

9 November 2025
Next Post
Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri

Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Pemimpin yang Dzolim Buah dari Rakyatnya yang Dzolim
  • Sunnah Memakai Peci
  • Kita Kaum Muslimin
  • Dzikir Memiliki Kedudukan yang Tinggi

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp