Apa hukum nya tentang orang yang nenjagal sapi/kambing tapi orangnya tidak sholat. Mohon di share dalilnya.
Jawab :
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه أجمعين وبعد
Orang yang meninggalkan sholat ada 2 jenis:
(1) Yang meninggalkan sholat secara sengaja dan mengingkari kewajibannya maka ini disepakati kafir murtad.
(2) Adapun yang meninggalkan sholat karena malas maka para ulama berbeda pendapat antara yang mengkafirkan dan tidak mengkafirkannya.
Yang mengatakan dia kafir maka sembelihannya tidak halal untuk di makan.
Ibnu Abdul Barr rahimahullah berkata:
واختلفوا في المُقرِّ بها وبفرضها، التارك عمدًا لعَملها، وهو على القيام بها قادرٌ؛ فرُوي عن عليٍّ وابنِ عباس وجابر وأبي الدرداء تكفيرُ تارك الصلاة، قالوا: مَن لم يصلِّ فهو كافر، وعن عمر بن الخطاب: لا حظَّ في الإسلام لِمَن ترَك الصلاة، وعن ابن مسعود: مَن لم يصلِّ فلا دينَ له
“Para ulama berbeda pendapat terhadap orang yang mengakui wajibnya sholat akan tetapi sengaja meninggalkannya padahal dia mampu. Maka riwayat Ali, Ibnu Abbas, Jabir, Abu Darda’ mengkafirkan pelaku yang meninggalkan sholat, mereka berkata: yang tidak sholat maka dia kafir.
Dan dari Umar bin Khottob : tidak ada tempat dalam islam bagi yang meninggalkan sholat, dan dari Ibnu Mas’ud : siapa yang tidak sholat maka dia tidak beragama (islam).” [Lihat Istidzkar, Ibnu Abdul Barr 2/150]
Syeikh bin Baz rahimahullah berkata:
الذي لا يصلي لا تؤكل ذبيحته ، هذا هو الصواب ؛ لقول النبي صلى الله عليه وسلم : ( بين الرجل والشرك والكفر ترك الصلاة ) أخرجه مسلم
“Yang tidak sholat tidak halal sembelihannya, inilah yang benar; berdasarkan sabda Nabi ﷺ : antara seseorang dan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan sholat, riwayat Muslim.” [Lihat fatawa Bin Baz 10/274].
Semoga bermanfaat.
***
Jember, Senin 12 Dzulqo’dah 1445 H/20 Mei 2024 M
Oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A
Artikel : Meciangi.or.id






