Assalamualaikum, saya alhamdulillah punya PT, CV, dan usaha-usaha yang lainnya baik di perminyakan dll, tapi hati saya kok masih belum tenang kurang bahagia, bagaimana solusinya?
Jawab :
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين وبعد
Syeikh Muhammad bin Abdul Wahhab At Tamimi rahimahullah menyebutkan dalam muqoddimah kitab Qowaid Arba :
وأن يجعلك ممن إذا أعطي شكر، وإذا ابتلي صبر، وإذا أذنب استغفر، فإن هؤلاء الثلاثة عنوان السعادة
“Semoga Allah Ta’ala menjadikan anda termasuk orang yang bersyukur jika diberi kenikmatan, bersabar jika tertimpa musibah dan istighfar jika berbuat dosa, sesungguhnya 3 hal ini adalah kunci kebahagiaan.
Syeikh Sholeh Al Ushoimi hafidzahulloh dalam syarhnya mengatakan kenapa 3 hal di atas menjadi kunci kebahagiaan?
Hal itu dikarenakan kondisi manusia tidak lepas dari 3 perkara di atas, kadang dapat nikmat maka kewajibannya adalah bersyukur, terkadang dapat kesulitan maka kewajibannya adalah bersabar dan terkadang dia berdosa maka kewajibannya adalah istighfar.
Dan cara mensyukuri nikmat Allah adalah dengan bersedekah.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
كُلُّ سُلامَى مِنَ النَّاسِ عليه صَدَقَةٌ
“Setiap persendian manusia wajib disedekahi.”
Bagaimana cara sedekah tiap hari sebagai rasa syukur atas nikmat kesehatan semua persendian?
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melanjutkan :
يَعْدِلُ بيْنَ الِاثْنَيْنِ صَدَقَةٌ، ويُعِينُ الرَّجُلَ علَى دابَّتِهِ فَيَحْمِلُ عليها، أوْ يَرْفَعُ عليها مَتاعَهُ صَدَقَةٌ، والكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ، وكُلُّ خُطْوَةٍ يَخْطُوها إلى الصَّلاةِ صَدَقَةٌ، ويُمِيطُ الأذَى عَنِ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ.
“Adil diantara dua orang adalah sedekah, membantu orang naik kendaraan atau membantu mengangkat barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata kata yang baik adalah sedekah, setiap langkah kaki nya menuju sholat adalah sedekah, dan menyingkirkan duri dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari 2989 dan Muslim 1009)
Syeikh Sholeh Al Ushoimi hafidzahulloh dalam mensyarah hadits ini menyebutkan bahwa sedekah ada dua macam : ada yang dengan perbuatan dan ada yang dengan harta.
Yang pertama bagi yang tidak memiliki harta maka kewajibannya adalah sedekah dengan usahanya, adapun yang kedua adalah kewajiban sedekah bagi yang memiliki kelebihan harta.
Jadi seorang anak Adam wajib mensyukuri nikmat Rabb nya setiap hari dengan bersedekah.
Selain sedekah yang wajib seseorang juga diperintahkan melakukan sedekah yang sunnah jika memang hartanya berlebihan, karena tidak bisa dipungkiri bahwa semakin banyak harta yang di dapat maka akan semakin banyak potensi dosa yang dikumpulkan, dan sedekah memadamkan api dosa.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
والصَّدَقةُ تُطفي الخطيئةَ كما يُطفئُ الماءُ النَّارَ
“Dan sedekah memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api. (HR Bukhari 2616).
Hadits ini mengisyaratkan bahwa dosa itu panas, dan panas membuat orang tidak bahagia, maka sedekah adalah obat ketidak bahagiaan tersebut.
Dan sedekah juga bermanfaat untuk menghindari ujian dan musibah.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
باكروا بالصدقة، فإن البلاء لا يتخطى الصدقة.
“Segerakan bersedekah, karena musibah tidak akan bisa mendahului sedekah.” (HR Baihaqi dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu)
Al Munawi dalam Faidhul Qodir menyebutkan bahwa :
جعلت الصدقة والبلاء كفرسي رهان؛ فأيهما سبق؛ لم يلحقه الآخر
“Sedekah dan musibah digambarkan seperti dua kuda yang saling berpacu, mana yang duluan maka yang lain tidak akan bisa mendahuluinya.”
Namun dalam bersedekah pun seseorang harus tahu mana yang harus dia prioritas kan.
Di antara petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam bersedekah adalah sedekah kepada kerabat terlebih dahulu sebelum kepada orang lain.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
الصَّدقةُ على المسْكينِ صدقةٌ، وعلى ذي القرابةِ اثنتان: صدقةٌ وصلةٌ
“Sedekah kepada orang miskin adalah sedekah, dan sedekah kepada kerabat dapat dua keutamaan : sedekah dan silaturahim.” (HR. Ibnu Majah 1506, Tirmidzi 658, Nasa’i 2582 dan Ahmad 16279 dan di Shahih kan Syeikh Albani rahimahullah).
Lantas bagaimana urutan kerabat yang harus diutamakan terlebih dahulu?
Yang wajib disambung silaturahimnya adalah bapak dan ibu kemudian ke atas, adapun anak dan saudara tidak wajib untuk disambung. Dan anak lebih utama daripada saudara, dan saudara lebih utama daripada paman dan seterusnya. (Lihat fatawa Syeikh Binbaz).
Bagaimana sedekah yang disalurkan kepada pondok pesantren maupun lembaga lembaga kebaikan yang lainnya?
Jawabannya mereka adalah prioritas yang ke sekian setelah kerabat terlebih dahulu.
Namun sedekah dalam ilmu syar’i manfaatnya adalah dunia akhirat, karena dengan sedekah terhadap ilmu menjadikan agama selalu terjaga, dan ilmu yang bermanfaat adalah salah satu pahala yang senantiasa mengalir sepeninggal seseorang.
Lantas bagaimana sedekah untuk ilmu setelah melihat fenomena banyaknya oknum yang tidak amanah dalam menjalankannya?!!!
Orang orang Arab Saudi termasuk orang yang sangat pelit dalam hal ini dan mereka sangat selektif sekali dalam memilih orang untuk mendapatkan sedekahnya.
Semisal mereka sedekah untuk kegiatan kegiatan dauroh ilmiyah maupun khataman khataman kitab yang sudah otomatis kitab yang di sedekah kan langsung sampai pada target dan tujuannya dan manfaatnya yang langsung nampak.
Hal ini sudah tentu beda jika sedekah kepada lembaga karena kegiatannya masih belum jelas dan pembuat kebijakannya pun banyak yang tidak dikenal sebagai orang yang berilmu ataupun bijak dalam membelanjakannya.
Semoga bermanfaat dan menginspirasi.
***
Perjalanan dari rengel menuju sumberrejo, Kamis 8 Dzulqodah 1445 H / 16 Mei 2024 M
Dijawab Oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
Artikel : Meciangi.or.id






