Bismillah.
Kemarin media sosial digemparkan oleh berita satu keluarga bunuh diri dengan loncat dari atas rooftop sebuah apartemen. Dari berita ini menghasilkan perbedaan respon masyarakat dalam menanggapi cara keluarga ini mengakhiri kehidupan mereka.
Diantara respon masyarakat adalah dengan mengatakan atau mengetik dalam kolom komentar kata-kata “Rest in peace” atau “Istirahat dalam kedamaian” atau yang semisal. Apakah dalam islam yang seperti ini dibolehkan?
Dalam silsilah shahihah, hadits yang diriwayatkan oleh Ummul Mukminin ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan:
قيل: يا رسولَ اللهِ ماتت فلانةٌ واستراحتْ! فغضبَ رسولُ اللهِ وقال: إنما يستريحُ من غُفِرَ لهُ
“Dikatakan, Ya Rasulullah, telah meninggal seorang perempuan dan sekarang dia telah beristirahat. Maka Nabi ﷺ marah dan bersabda: Sesungguhnya yang beristirahat hanya yang diampuni dosanya.” (silsilah shahihah: 4/286)
Dari hadits di atas menjelaskan bahwa tidak boleh bagi kita mengatakan “dia telah beristirahat dalam kedamaian” atau “dia telah diampuni, karena kata-kata tersebut adalah bentuk kepastian bahwa orang yang meninggal tersebut telah tenang, telah diampuni. Padahal kita tidak mengetahui hakekat dari seseorang apakah telah diampuni atau tidak, bahkan diri kita sendiri apakah taubat kita diterima oleh Allah ‘Azza wa Jalla atau tidak!? Ini adalah perkara ghaib hanya Allah yang tahu.
Terlebih sebab kematian mereka adalah kematian yang tidak diridhoi oleh Allah. Contoh kasus di atas kematian mereka karena bunuh diri yang mana Allah sangat murka kepada hamba-hamba-Nya yang mendahului-Nya dengan membunuh diri-diri mereka.
Nabi ﷺ bersabda:
من قتلَ نفسَهُ بحديدةٍ فحديدتُهُ في يدهِ يتوجَّأُ بها في بطنِهِ في نارِ جهنَّمَ خالدًا مُخلَّدًا فيها أبدًا ومن قتَلَ نفسَهُ بسَمٍّ فسَمُّهُ في يدهِ يتحسَّاهُ في نارِ جهنَّمَ خالدًا مُخلَّدًا فيها أبدًا من تردَّى من جبلٍ فقتلَ نفسَهُ فَهوَ يتردَّى في نارِ جَهنَّمَ خالدًا مخلَّدًا فيها أبدًا
“Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu kelak akan berada di tangannya dan akan dia gunakan untuk menikam perutnya sendiri di dalam neraka Jahannam, ia kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa bunuh diri dengan minum racun, maka kelak ia akan meminumnya sedikit-demi sedikit di dalam neraka Jahannam, ia kekal di dalamnya selama-lamanya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, maka dia akan dijatuhkan dari tempat yang tinggi di dalam neraka Jahannam, ia kekal di dalamnya selama-selamanya” (HR. Bukhari no. 5778, Muslim no. 109).
Kita tidak boleh memastikan seseorang yang telah meninggal bahwa dia diampuni, mendapatkan rahmat, dimasukkan ke dalam surga kecuali mereka yang telah mendapatkan jaminan surga, ampunan dan rahmat seperti para Nabi dan Rasul, para Sahabat. Yang mana Allah ‘Azza wa Jalla telah meridhoi mereka. Allah Ta’ala berfirman:
وَاَدْخَلْنٰهُمْ فِيْ رَحْمَتِنَاۗ اِنَّهُمْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ
Artinya : “Kami memasukkan mereka (para Nabi) ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang saleh.” (Al Anbiya’: 86)
وَالسّٰبِقُوْنَ الْاَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَالْاَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِحْسَانٍۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَاَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ تَحْتَهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ
Artinya : “Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” (At-Taubah: 100)
Maka sikap yang tepat ketika ada seorang muslim yang meninggal dunia yaitu dengan kita mendo’akan kebaikan baginya, memohonkan ampunan untuknya, memohon agar Allah Ta’ala menempatkannya pada sebaik-baik tempat, dan memohon agar kebaikan-kebaikannya diterima oleh Allah ‘Azza wa Jalla.
Wallahu A’lam
***
Surabaya, 29 Sya’ban 1445 H/10 Maret 2024
Penulis: Muhammad Dimas Prasetyo
Artikel: Meciangi.or.id






