Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Ucapan Salam-mu adalah Hak bagi Orang Lain

Hendri Abu Abdirrahman Al-Idris, S.Kom by Hendri Abu Abdirrahman Al-Idris, S.Kom
8 Desember 2025
in ADAB DAN AKHLAQ
Reading Time: 3 mins read
0
Home ADAB DAN AKHLAQ

Di antara pengantar dari pembicaraan adalah salam, terlebih lagi hidup bersosial masyarakat.

RELATED POST

Mulai dari yang Ringan

Empat Karakter Da’i Sejati (seri 4)

Banyak yang mengira hidup bermasyarakat asal sudah bersama mereka tidak perlu tegur dan sapa kepada mereka, ini sudah cukup. Maka hal ini kurang tepat. Hidup bermasyarakat perlu tegur dan sapa, agar tegur dan sapa menghilangkan sangkaan yang buruk dari orang lain dan itu semua dinamakan memberikan salam kepada saudara semuslim, padahal salam itu adalah doa, dan salam juga penentu apakah pembicaraan itu hal yang penting atau tidak. Atau, salam itu bisa diartikan sebagai adat apabila orang tersebut memang memiliki adab yang baik di masyarakat.

Kendatipun demikian, bagi siapa saja yang mempelajari ilmu agama, tentu merekalah yang memahami hakikat bermasyarakat. betapapun tidak, setiap orang yang mempelajari ilmu agama akan mempelajari tema tentang hak Pencipta-Nya ialah Allah dan hak ciptaan-Nya yaitu manusia.

Anjuran dalam memberikan salam sudah Nabi jelaskan dalam sabdanya Shallallahu alaihi wa sallam:

حَقُّ المُسْلِمِ علَى المُسْلِمِ سِتٌّ قيلَ: ما هُنَّ يا رَسولَ اللهِ؟ قالَ: إذا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عليه، وإذا دَعاكَ فأجِبْهُ، وإذا اسْتَنْصَحَكَ فانْصَحْ له، وإذا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَشَمِّتْهُ، وإذا مَرِضَ فَعُدْهُ وإذا ماتَ فاتَّبِعْهُ. رواه البخاري 1240

“Kewajiban setiap muslim kepada muslim lainnya ada 6 mereka bertanya enam hal apa wahai Rasullullah? Rasullullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab yaitu jika kamu bertemu dengannya ucapkanlah salam, jika dia mengundangmu maka datanglah, jika dia meminta nasihat maka berilah nasihat, jika dia bersin kemudian mengucapkan alhamdulillah, maka doakanlah dia, dan jika dia sakit maka kunjungilah dia, serta jika dia wafat maka iringilah jenazahnya.” (HR. Al-Bukhory 1240)

Di dalam agama Islam tentu hal ini sudah diatur dan tertulis di dalam kitab para ulama, diantaranya adalah Syaikh Sholeh al-Ushaimi menulis di dalam kitab al-Adabu ‘Asyaroh’ tentang bab pemberian salam kepada saudara semuslim, beliau menuturkan dalam kitabnya bahwa diantara adab Islam ialah menebarkan salam, beliau hafizahullah mengatakan :

إذا لقيت مسلما فسلم عليه

“Tatkala dirimu menjumpai seorang muslim hendaklah memberikan salam kepadanya.” (Al-Adabu ‘Asyaroh’ : 10)

Setidaknya ada beberapa pembahasan yang beliau hafizahullahu uraikan dalam kalimat di atas: Dalam keadaan apa salam itu diucapkan? Pertama : Ketika dirimu menjumpai seorang muslim, berapa orang minimal salam diucapkan? Kedua : jawabnya minimal dua orang yang bertemu atau lebih.

Perjumpaan dibagi Menjadi Dua

1. Perjumpaan hakiki yaitu perjumpaan yang tidak ada penghalang untuk bertemu

2. Perjumpaan hukmi yaitu perjumpaan yang tidak bertemu langsung namun secara hukum bisa dihukumi perjumpaan; perjumpaan lewat alat komunikasi dan yang semisal dengannya dan perjumpaan yang hukmi ini dihukumi sama seperti perjumpaan hakiki.

Syarat Mengucapkan Salam

1. Bertemu sesama muslim

2. Selain muslim tidak mengucapkan salam

Bentuk-bentuk Salam

1. Assalamualaikum
2. Assalamualaikum warahmatullahi

3. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu

Menurut beliau hafizahullah bahwa yang paling shahih menurut ahli ilmu dan dikenal dikalangan sahabat-sahabat nabi shallallahu alaihi wa sallam ialah :

وإن سلم عليك فقل : وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

“Jika ada sesesorang yang memberikan salam kepadamu maka jawablah dengan wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu” (Al-Adabu ‘Asyaroh’ : 11)

Hukum Menjawab Salam

1. Fardhu ain bagi siapa saja yang memberikan salam kepada satu orang

2. Fardhu kifai bagi siapa saja yang memberikan salam kepada kelompok, kemudian yang menjawab salah satu dari bagian tersebut maka cukup dan gugur yang lainnya.

Catatan :

Siapa yang mendengar salam, akan tetapi tidak diperuntukkan untuknya maka tidak ada kewajiban untuk menjawabnya.

Yang menjadikan tidak indahnya syariat ini adalah adanya seseorang yang mengaku muslim dan belajar tentang kemulian Islam namun dia tidak mengamalkan keindahan Islam. Bahkan sampai ada orang yang apabila bertemu saudaranya pura-pura tidak melihat, bahkan menghindar dari pertemuan dengan sesama muslim,laa haula wala quwwata illa billah.

Maka apakah kita perlu untuk memvonis seseorang tidak mengamalkan sunnah ini? Jawabannya tidak perlu, karena nasihat ini akan lebih mudah diamalkan dari diri sendiri. Seutuhhnya ilmu yang kita dapat minimal untuk diri sendiri karena kita belajar ilmu tidak untuk memvonis orang lain, melainkan diri kitalah yang pantas untuk kita terapkan.

Semoga Allah memberikan taufiq kepada kita semua untuk mengamalkan apa yang sudah kita ketahui. Wallahi taufiq.

***

Grand Sahara – Purwodadi – Sidayu – Gresik, 14 Jumadil Akhir 1447 H / 5 Desember 2025

Penulis : Ustadz Hendri Abu Abdirrahman Al-Idris, S.Kom

Artikel : Meciangi.or.id
ShareTweetPin
Hendri Abu Abdirrahman Al-Idris, S.Kom

Hendri Abu Abdirrahman Al-Idris, S.Kom

Ustadz Hendri, S.Kom., berasal dari As-Sundawy, desa Kuningan, Jawa Barat. Pendidikan agama dimulai dari persiapan Bahasa Arab 4 tahun kemudian melanjutkan ilmu syar’i di Mahad Takhosus Al-Barkah Cilengsih Jawa Barat. Pernah belajar di Ma'had Al-Ilmi Yogyakarta. Saat ini sedang melangsungkan pendidikan S1 di Universitas As-Safwa Mesir dan sedang menempuh pendidikan di Ma'had Al-Furqon al-Islami Sidayu Gresik di marhalah Aly 2. Adapun pernah mulazamah bersama para Masyaikh : Syaikh Wahid Bin Abdussalam Bali, Syaikh Rabii Bin Ali, Syaikh Aiman Bin Musa, Syaikh Zakaria Bin Yahya, Asatidzah; Ust. Hasan al-Jaizy Lc, Ust. Jupri Lc, Ust. Sapto Arisandi SAg, Ust. Zahir al-Minangkabawi, Ust Usamah, Ust. Andi Setio Lc, Ust Cecep Nurohmah MA, Ust Iskandar Bahr Lc MA, Ust Daen Cipta, Lc Sekarang menjadi pembantu sekaligus pengajar di Mahad Saung Quran Rabbani depok.

Related Posts

Mulai dari yang Ringan
ADAB DAN AKHLAQ

Mulai dari yang Ringan

17 Mei 2026
Empat Karakter Da’i Sejati (seri 4)
ADAB DAN AKHLAQ

Empat Karakter Da’i Sejati (seri 4)

8 Mei 2026
Empat Karakter Da’i Sejati (seri 3)
ADAB DAN AKHLAQ

Empat Karakter Da’i Sejati (seri 3)

11 April 2026
Empat Karakter Da’i Sejati (seri 2)
ADAB DAN AKHLAQ

Empat Karakter Da’i Sejati (seri 2)

8 April 2026
Empat Karakter Da’i Sejati (seri 1)
ADAB DAN AKHLAQ

Empat Karakter Da’i Sejati (seri 1)

30 April 2026
Empat Karakter Da’i Sejati
ADAB DAN AKHLAQ

Empat Karakter Da’i Sejati

8 Mei 2026
Next Post
Warisan Ulama

Warisan Ulama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp