Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Hukum Patungan Uang 15 Ribuan Sampai Terkumpul 3 Juta untuk Kurban Kambing

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A. by Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
30 Mei 2025
in TANYA JAWAB
Reading Time: 3 mins read
0
Home TANYA JAWAB

Anak saya dimintai iuran uang 15 ribuan Ustadz, katanya untuk kurban, bagaimana duduk perkara masalah ini?

RELATED POST

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

Puasa Awal Dzulhijjah

Jawab :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين وبعد

Menyembelih hewan kurban adalah perkara yang disyariatkan dalam agama ini dan menjadi salah satu syi’arnya.

Hal ini sebagaimana perintah Allah Ta’ala kepada Nabi-Nya untuk mempersembahkan hewan kurban kepadaNya.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya : “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah”. [QS Al Kautsar 2]

Dan semua ummat memiliki ritual persembahan hewan kurban kepada Rabbnya. Allah Ta’ala berfirman:

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا

Artinya : “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya.” [QS. Al Hajj : 35]

Adapun dari hadits telah diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu bahwa Nabi ﷺ:

ضحى النبي صلي الله عليه وسلم بكبشين أملحين ذبحهما بيده، وسمي وكبر ووضع رجله على صفاحهما

“Nabi ﷺ Berkurban dengan dua ekor kambing gibas putih bertanduk dengan tangannya, membaca bismillah dan bertakbir dan meletakkan kakinya di atas pinggang keduanya.” (HR. Bukhari 5547 dan Muslim 1965)

Dan Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma berkata:

أقام النبي صلى الله عليه وسلم بالمدينة عشر سنين يضحي

“Nabi ﷺ mukim selama 10 tahun di Madinah senantiasa berkurban.” (HR. Ahmad 4955 dan Tirmidzi 1507 dan dihasankan oleh tirmidzi).

Dan ulama juga telah ijma akan dianjurkannya ibadah kurban. Ibnu Qudamah rahimahullah berkata:

أجمع المسلمون على مشروعيَّة الأُضْحِيَّة

“Kaum muslimin telah ijma akan disyariatkannya berkurban.” (Lihat Al Mughni, ibnu qudamah 9/435).

Walaupun ibadah Qurban sangat diperintahkan, bukan berarti boleh asal asalan dalam menunaikannya, wajib mengikuti rambu rambu yang telah ditetapkan dalam syari’at.

Apakah diperbolehkan patungan dalam Qurban?

Patungan dalam Qurban ada dua macam:

Pertama pertama patungan pahala

Dalam hal ini diperbolehkan berdasarkan hadits Nabi ﷺ ketika menyembelih kurban.

Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma berkata:

شَهِدْتُ معَ رسولِ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ علَيهِ وسلَّمَ الأَضحى بالمصلَّى، فلمَّا قَضى خطبتَهُ نزلَ من منبرِهِ، وأُتِيَ بِكَبشٍ فذبحَهُ رسولُ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ علَيهِ وسلَّمَ بيدِهِ، وقالَ: بسمِ اللَّهِ واللَّهُ أَكْبرُ، هذا عنِّي، وعمَّن لَم يضحِّ من أمَّتي

“Aku hadir Bersama Rasulullah ﷺ sholat iedul adha di tanah lapang, maka tatkala beliau selesai dari khutbahnya beliau turun dari mimbarnya dan dibawakan kepadanya kambing gibas, maka beliaupun menyembelihnya dengan tangannya, dan membaca: bismillah dan Allahu akbar, ini dariku dan dari yang belum kurban dari ummatku.” (HR. Abu Dawud 2810, tirmidzi 1521, ahmad 14895 dan dishahihkan albani dalam shohih abu Dawud).

Syeikh Utsaimin rahimahullah berkata:

وأما إدخال الميت تبعا فهذا قد يستدل له بأن النبي ﷺ ضحى عن أمته، وفيهم من هو ميت، وفيهم من لم يوجد؛ ولكن الأضحية عليهم استقلالا لا أعلم لذلك أصلا من السنة.

“Dan Adapun memasukkan nama mayyit sekedar numpang saja maka ini bisa didalilkan dari perbuatan Nabi ﷺ yang berkurban untuk ummatnya, di antara mereka ada yang mati dan belum lahir, Adapun menyembelih khusus untuk mayyit maka ini saya tidak tahu dasarnya dari sunnah.” (Lihat Yyarh Mumti’, Utsaimin 7/423).

Yang kedua adalah patungan kepemilikan

Patungan hewan Qurban hanya diperbolehkan pada unta dan sapi saja, adapun patungan kambing maka tidak diperbolehkan.

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhu berkata:

نَحَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ الْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ ، وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ

“Kami menyembelih Bersama rasulullah ﷺ pada tahun hudaibiyah seekor unta untuk 7 orang dan sapi untuk 7 orang.” (HR. Muslim 1318).

Jadi kuota patungan sapi dan untanya-pun hanya sebatas 7 orang tidak boleh lebih dari itu.

Imam Nawawi dalam mensyarah hadits ini berkata:

فِي هَذِهِ الأَحَادِيث دَلالَة لِجَوَازِ الِاشْتِرَاك فِي الْهَدْي , وَأَجْمَعُوا عَلَى أَنَّ الشَّاة لا يَجُوز الاشْتِرَاك فِيهَا .

“Hadits hadits ini menunjukkan bolehnya patungan dalam hadyu, dan mereka consensus tidak bolehnya patungan dalam kambing.” (Lihat Al Minhaj syarh shohih muslim, Nawawi 1318).

Sehingga perbuatan sebagian oknum yang memungut iuran 15 ribuan dari para siswanya adalah perbuatan yang tidak sesuai aturan syariat, dan semoga semangat berkurbannya menjadi pemompa semangat baginya untuk belajar hukum hukum islam.

Semoga bermanfaat.

***

Sumberrejo, Malam Selasa 20 Dzulqo’dah 1445 H/27 Mei 2024 M

Dijawab oleh ; Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A adalah guru kami. Beliau aktif mengajar di Ponpes Al-Furqon al-Islami Srowo Sidayu Gresik Jawa Timur di beberapa cabang ilmu seperti ; Hadits, Ilmu Waris, Qowaid Fiqhiyyah dll. Beliau juga aktif mengajar di STDI Jember Jawa Timur hingga sekarang. Beliau adalah alumnus S2 Universitas Islam Madinah – KSA.

Related Posts

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
TANYA JAWAB

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

5 Juni 2026
Puasa Awal Dzulhijjah
TANYA JAWAB

Puasa Awal Dzulhijjah

17 Mei 2026
Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
TANYA JAWAB

Kambing 1,7 Tahun Belum Powel

8 Mei 2026
Mulai dari yang Ringan
TANYA JAWAB

Ambil Ilmu dari Ahlul Bid’ah

8 Mei 2026
Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah
TANYA JAWAB

Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah

21 April 2026
Hewan yang Diawetkan
TANYA JAWAB

Hewan yang Diawetkan

8 Mei 2026
Next Post
Mengedepankan Cinta Allah di Hari Qurban

Mengedepankan Cinta Allah di Hari Qurban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp