Bismillah, alhamdulillahirabbil ‘aalamiin. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’iin. Wa ba’du.
Kematian itu dekat sobat, tapi jauh bagi orang-orang yang terlena dengan kehidupan dunia. Uban adalah utusan-utusan kematian yang akan menghilangkan canda dan tawa, pemutus keledzatan serta peringatan bagi orang-orang yang mau berpikir.
Allah Ta’ala berfirman :
«أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ ٱلنَّذِيرُ»
Artinya : “Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan?” [QS. Fathir : 37]
النذير يعني الشيب
“Pemberi peringatan maksudnya uban.” [Yaa Shoohibas Sittiin, hal.8. Cet. Daarul Qaasim)
Jika sehelai uban telah menghiasi rambut anda saudaraku, berarti utusan kematian telah datang menghampiri anda, dan itulah aroma kematian.
Seorang penyair mengatakan :
Dan semakin pasti kedatangannya ketika engkau berumur 60 tahun”.
Berkata penyair yang lain :
Bagi yang masih muda usianya atau bagi yang telah berumur 60 dan 70 tahun”.
Berkata pujangga dari negeri keterasingan :
Dan perbanyaklah bekal wahai orang-orang yang terlena”.
Dan bekal menuju kampung akhirat adalah amal sholeh.
Semoga Allah menuntun kita untuk istiqomah diatas agama ini hingga ajal tiba. Baarakallahu fiikum.
Repost, Gresik : 20 Rabiul Akhir 1446 H / 23 Oktober 2024
Artikel : Meciangi-d.blogspot.com






