Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Istri Menolak Bersenggama

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A. by Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
11 Desember 2024
in TANYA JAWAB
Reading Time: 2 mins read
0
Home TANYA JAWAB

Bagaimana solusi dan hukum suami yang ingin berhubungan badan tapi istri pergi ke rumah orang tuanya, sedangkan syahwat suami membara dan si istri tidak mau pulang ke rumah suami?

RELATED POST

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

Puasa Awal Dzulhijjah

Jawab :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه أجمعين وبعد

Bersenggama adalah kebutuhan utama seorang laki-laki dari pernikahan nya. Oleh karena itu syariat sangat mencela seorang istri yang tidak memberikan suaminya kebahagiaan nya.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ فَبَاتَ غَضْبَانَ عَلَيْهَا لَعَنَتْهَا الْمَلَائِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ

“Jika suami memanggil istrinya ke ranjang dan dia menolak kemudian suaminya marah maka Malaikat melaknat nya sampai subuh.” (HR. Bukhari 3237 dan Muslim 1436).

Bahkan seandainya istri sedang sibuk masak di tempat pemanggang roti pun ketika dipanggil suaminya maka dia wajib memenuhinya.

إذا دعا الرجل زوجته لحاجته، فلتأته وإن كانت على التنور

“Jika suami memanggil istrinya untuk menunaikan hajatnya maka datanglah walaupun sedang berada di tempat pemanggangan roti.” (HR. Nasa’i dan Tirmidzi dan dishahihkan Ibnu Hibban).

Al Munawi dalam Faidhul Qodir berkata :

وجوبا فورا أي حيث لا عذر

“Wajib segera mendatangi suaminya jika tidak ada udzur.”

Ibnu Hazm rahimahullah berkata :

وفرض على الأمة والحرة أن لا يمنعا السيد والزوج الجماع متى دعاهما ما لم تكن المدعوة حائضا ، أو مريضة تتأذى بالجماع ، أو صائمة فرض ، فإن امتنعت لغير عذر فهي ملعونة

“Dan wajib atas budak wanita dan istri untuk tidak menghalangi tuanya dan suaminya dari jimak kapanpun ia meminta nya selama si wanita tidak dalam kondisi haid, atau sakit yang tidak memungkinkan untuk jimak, atau sedang pusa wajib. Jika dia menolak tanpa udzur maka dia terlaknat.” (Lihat Al Muhalla, Ibnu Hazm, 10/40).

Al Bahuti berkata :

وللزوج الاستمتاع بزوجته كل وقت … ما لم يشغلها عن الفرائض أو يضرها

“Dan haknya suami adalah menikmati istrinya kapanpun dia mau, selama hal itu tidak mengganggu nya dari hal yang wajib atau menyakiti nya.” (Lihat Kasyful Qonna’ 5/189).

Dan jika istri benar benar tidak mau melayani suaminya maka Syeikh bin Baz rahimahullah menganjurkan sang suami supaya segera menikah lagi karena bahayanya masalah ini.

Beliau berkata :

ولك -أيها السائل- أن تتزوج مطلقا، لك أن تتزوج بثانية وثالثة ورابعة لا حرج عليك، حتى ولو كانت من أحسن الناس طاعة وامتثالاً، لك أن تتزوج، لكن بهذه المثابة من باب أولى أن تتزوج؛ لأنها لم تقم بالواجب، ولم تمكنك مما يسبب عفتك وغض بصرك

“Maka kamu wahai penanya dalam hal ini menikahlah lagi, kamu menikah ke dua ketiga ke empat tidak masalah walaupun si istri sekarang adalah wanita yang paling sholihah.

Jadi dalam kondisi ini kamu menikah lagi karena dia tidak mau memberi kamu jatahnya untuk bisa menjaga kesucian mu dan matamu.” (Lihat fatawa bin Baz 5457).

Oleh karena itu karena beban berat istri dalam hal ini luar biasa, maka hendaknya sang suami juga pengertian kepada istrinya dan jangan memberatkan nya.

Sehingga istri yang terdampak dengan banyaknya jatah yang diminta suaminya bisa berunding dalam masalah ini.

Kemudian suami yang tidak bisa menikmati istri diperbolehkan untuk istimna’ mengeluarkan maninya dengan tangan istrinya atau jalan yang halal lainnya.

Dan sekali lagi sebaiknya kedua belah pihak berunding sebaik mungkin.

***

An Najiyah Tuban, Jum’at 14 Rabiul akhir 1446 H/18 Oktober 2024 M

Dijawab oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A adalah guru kami. Beliau aktif mengajar di Ponpes Al-Furqon al-Islami Srowo Sidayu Gresik Jawa Timur di beberapa cabang ilmu seperti ; Hadits, Ilmu Waris, Qowaid Fiqhiyyah dll. Beliau juga aktif mengajar di STDI Jember Jawa Timur hingga sekarang. Beliau adalah alumnus S2 Universitas Islam Madinah – KSA.

Related Posts

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
TANYA JAWAB

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

5 Juni 2026
Puasa Awal Dzulhijjah
TANYA JAWAB

Puasa Awal Dzulhijjah

17 Mei 2026
Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
TANYA JAWAB

Kambing 1,7 Tahun Belum Powel

8 Mei 2026
Mulai dari yang Ringan
TANYA JAWAB

Ambil Ilmu dari Ahlul Bid’ah

8 Mei 2026
Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah
TANYA JAWAB

Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah

21 April 2026
Hewan yang Diawetkan
TANYA JAWAB

Hewan yang Diawetkan

8 Mei 2026
Next Post
Hukum Adopsi Anak

Hukum Adopsi Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp