Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Berbuat Baik kepada Tetangga dan Orang Lain

Muhammad Dimas Prasetyo by Muhammad Dimas Prasetyo
18 Januari 2025
in TAZKIYATUN NUFUS
Reading Time: 5 mins read
0
Home TAZKIYATUN NUFUS

Bismillah Wassholatu Wassalaamu ‘alaa Rosulillah

RELATED POST

Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri

Tatkala Futur dan Rasa Malas Melanda

Manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendiri tanpa bergantung kepada orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kita senantiasa berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan tetangga. Tetangga adalah bagian terdekat dari lingkungan kita, baik dalam kehidupan di kota maupun desa. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan tetangga adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam menciptakan keharmonisan dalam masyarakat.

Islam sebagai agama yang mengajarkan kasih sayang dan kedamaian, memandang hubungan antar tetangga sebagai salah satu hak yang harus dijaga dengan baik. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik kepada tetangga dan memperlakukan mereka dengan penuh kasih sayang. Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya berbuat baik kepada tetangga dan orang lain, serta bagaimana ajaran Islam mengarahkan kita untuk menjaga hubungan baik dengan sesama.

Islam sangat menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, terutama dengan tetangga. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sering kali mengingatkan umatnya untuk memperlakukan tetangga dengan baik. Bahkan, dalam beberapa riwayat hadis, beliau mengatakan bahwa berbuat baik kepada tetangga adalah salah satu tanda dari iman yang kuat.

Hak Tetangga dalam Islam
Tetangga memiliki hak yang sangat besar dalam Islam.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) :

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang memiliki hubungan kerabat dan tetangga yang bukan kerabat, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri” (QS. An Nisa: 36)

Bahkan, dalam beberapa hadis, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menyebutkan bahwa hak tetangga hampir setara dengan hak keluarga. Sebagaimana yang diterangkan dalam hadis:

“مَا زَالَ جِبْرِيلُ يُوصِينِي بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ”

“Jibril terus-menerus berwasiat kepadaku tentang tetangga hingga aku menyangka bahwa dia akan mewariskannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga, bahkan saking pentingnya hingga Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menerima wasiat tentang tetangga secara terus-menerus.

Berbuat Baik kepada Tetangga dengan Memberikan Bantuan
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak cara yang bisa kita lakukan untuk berbuat baik kepada tetangga. Salah satunya adalah dengan memberikan bantuan, baik berupa materi, tenaga, atau dukungan emosional. Memberikan makanan kepada tetangga, membantu mereka dalam kesulitan, atau sekadar memberikan senyuman bisa menjadi bentuk kebaikan yang sangat dihargai. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

لَيْسَ الْـمُؤْمِنُ الَّذيْ يَشْبَعُ وَجَارُهُ جَائِعٌ إلَى جَنْبِهِ

“Bukan mukmin, orang yang kenyang perutnya sedang tetangga sebelahnya kelaparan” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubra 18108, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah 149)

“لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ”

“Tidak sempurna iman seseorang sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hal ini tidak hanya berlaku untuk saudara sesama Muslim, tetapi juga kepada tetangga yang berbeda keyakinan. Islam mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada semua orang tanpa membedakan agama, suku, atau ras.

Allah Ta’ala berfirman:

لَّا يَنْهَىٰكُمُ ٱللَّهُ عَنِ ٱلَّذِينَ لَمْ يُقَٰتِلُوكُمْ فِى ٱلدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَٰرِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوٓا۟ إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُقْسِطِينَ

Artinya: Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (Al Mumtahanah: 8)

Memberikan Perlindungan kepada Tetangga
Salah satu bentuk kebaikan yang dapat kita berikan kepada tetangga adalah dengan memberikan perlindungan dan rasa aman. Sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam:

“وَاللَّهُ لَا يُؤْمِنُ مَنْ لَا يُؤْمِنُ جَارُهُ بِوَقَائِهِ“

“Allah tidak akan menerima iman seseorang yang tidak merasa aman tetangganya.” (HR. Bukhari)

Dalam hadis ini, Rasulullah menekankan bahwa keselamatan dan keamanan tetangga adalah bagian dari hak yang harus kita penuhi sebagai seorang Muslim.

Tidak Mengganggu Tetangga
Salah satu cara berbuat baik kepada tetangga adalah dengan tidak mengganggu mereka. Ini bisa berupa kebisingan, bau yang tidak sedap, atau tingkah laku yang meresahkan. Sebaliknya, seorang Muslim seharusnya menjadi sumber ketenangan bagi tetangganya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

وَاللهِ لَا يُؤْمِنُ ، وَاللهِ لَا يُؤْمِنُ ، وَاللهِ لَا يُؤْمِنُ . قِيْلَ: وَ مَنْ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: الَّذِيْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ

“Demi Allah, tidak beriman, tidak beriman, tidak beriman. Ada yang bertanya: ‘Siapa itu wahai Rasulullah?’. Beliau menjawab: ‘Orang yang tetangganya tidak aman dari bawa’iq-nya (kejahatannya)‘” (HR. Bukhari 6016, Muslim 46)

“مَنْ يَحْسُنُ جَارَهُ فَإِنَّهُ قَدْ أَحْسَنَ إِلَى اللَّهِ“

“Barang siapa yang berbuat baik kepada tetangganya, maka sesungguhnya ia telah berbuat baik kepada Allah.” (HR. Tirmidzi)

Menghormati Privasi Tetangga
Dalam Islam, menghormati privasi orang lain, termasuk tetangga, adalah hal yang sangat penting. Jangan sampai kita mengganggu ketenangan hidup mereka dengan hal-hal yang tidak perlu. Bahkan, Islam mengajarkan kita untuk menjaga batasan dan tidak mencampuri urusan tetangga tanpa izin.

Pelajaran yang Bisa Diambil

  1. Kebaikan kepada Tetangga adalah Bagian dari Iman
    Berbuat baik kepada tetangga adalah salah satu indikator kuatnya iman seseorang. Sebagaimana yang diajarkan dalam hadis-hadis Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, hubungan yang baik dengan tetangga menunjukkan kedalaman iman kita kepada Allah ‘Azza wa Jalla.
  2. Tanggung Jawab Kita terhadap Tetangga
    Tetangga memiliki hak atas diri kita, baik itu berupa bantuan, perlindungan, maupun penghormatan terhadap privasi mereka. Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk selalu menjaga hak-hak ini agar tercipta kedamaian dalam masyarakat.
  3. Menjaga Harmoni dalam Masyarakat
    Berbuat baik kepada tetangga akan mempererat hubungan sosial dan menciptakan kehidupan yang harmonis. Ketika kita menjaga hubungan baik dengan orang lain, masyarakat akan semakin erat dan saling mendukung.

Kesimpulan

Menjaga hubungan baik dengan tetangga adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Melalui perbuatan baik kepada tetangga, kita tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga mendapatkan ridha Allah Ta’ala. Sebagai umat Islam, kita harus berusaha untuk selalu memenuhi hak-hak tetangga, menghormati privasi mereka, membantu mereka dalam kesulitan, dan menjaga keharmonisan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, kita bisa menciptakan masyarakat yang penuh kasih sayang, damai, dan saling mendukung.

Semoga kita semua dapat mengamalkan ajaran Islam dengan baik dan menjaga hubungan baik dengan tetangga serta orang lain di sekitar kita. aamiin

…

“Sesungguhnya ketenangan hidup datang dari saling menghormati dan berbagi kasih kepada sesama.”

***

Girisekar, Panggang, Daerah Istimewa Yogyakarta, 18 Rajab 1446 H/18 Januari 2025 M.

Ditulis oleh : Muhammad Dimas Prasetyo

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Dimas Prasetyo

Muhammad Dimas Prasetyo

Muhammad Dimas Prasetyo adalah Penghafal Al-Qur'an. Alumni Ma'had Meci Angi Dompu, alumni Ponpes Riyadhus Sholihin Pandeglang, sedang menempuh studi S1 di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya.

Related Posts

Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri
TAZKIYATUN NUFUS

Dua Nikmat yang Wajib Disyukuri

23 November 2025
Tatkala Futur dan Rasa Malas Melanda
TAZKIYATUN NUFUS

Tatkala Futur dan Rasa Malas Melanda

22 November 2025
Kesuksesan yang Sejati
TAZKIYATUN NUFUS

Kesuksesan yang Sejati

18 Desember 2025
TAZKIYATUN NUFUS

Tiada Puncak pada Kesabaran

9 November 2025
Karomah Pecinta Kalam Allah
TAZKIYATUN NUFUS

Karomah Pecinta Kalam Allah

9 November 2025
Nasihat Persaudaraan
TAZKIYATUN NUFUS

Nasihat Persaudaraan

28 Oktober 2025
Next Post
Yogyakarta

Yogyakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp