Bismillah. Alhamdulillahirabbil ‘aalamiin. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’iin. Wa ba’du.
“Bila seorang tidak mampu untuk mengetahui lagi memahami beberapa hal yang dibawa Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam atau ia tidak mampu mengamalkannya, maka jangan jadikan ketidakmampuan tersebut sebagai penghalang orang lain untuk mengetahui dan mengamalkannya. Cukuplah baginya tidak mendapat celaan karena sebab ketidakmampuannya.
Namun dia harus bahagia bila ada orang lain yang mampu mengetahui dan mengamalkannya dan dia harus ridho dengan hal tersebut. Bahkan dia harus senang dan berusaha untuk melakukannya juga.”
Jadi, bila tidak mampu dan ada orang lain yang mampu, tidak boleh hasad dan dibenci, yaa.
Berdoalah kepada Allah untuk senantiasa memberkahinya dan memohon pertolongan kepada Allah agar kita juga dapat memahami dan mengamalkannya.
_____
Diterjemahkan dari Syarah Aqidah Thohawiyah,1/132, Muassah Risalah
***
Sidayu, Gresik : 5 Muharram 1445 H/24 Juli 2023
Alih Bahasa : Safto Abu Haniyfah
Artikel : Meciangi.or.id






