Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Hukum Bermuamalah dengan Orang Toxic

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A. by Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
20 Agustus 2024
in TANYA JAWAB
Reading Time: 3 mins read
0
Home TANYA JAWAB

Ijin bertanya Ustadz, Jika diundang oleh tetangga yang super cuek, butuh saat ada perlunya aja. Bolehkah kita tidak menghadiri undangan nya (undangan khitanan anaknya?

RELATED POST

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

Puasa Awal Dzulhijjah

Jawab :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين وبعد

Ada beberapa hal yang perlu dibahas, antara lain: hukum walimah khitan atau sunat dan cara bermuamalah dengan orang yang berbuat buruk kepada kita.

Adapun hukum mengadakan walimah khitan anak maka hukum asalnya adalah boleh tidak ada masalah selama tidak ada pelanggaran syar’inya seperti lantunan music, permainan judi, joget joget, dll.

Ibnu Qudamah rahimahullah salah satu ulama madzhab hambali berkata :

حُكْمُ الدَّعْوَةِ لِلْخِتَانِ وَسَائِرِ الدَّعَوَاتِ غَيْرِ الْوَلِيمَةِ : أَنَّهَا مُسْتَحَبَّةٌ ؛ لِمَا فِيهَا مِنْ إطْعَامِ الطَّعَامِ ، وَالْإِجَابَةُ إلَيْهَا مُسْتَحَبَّةٌ غَيْرُ وَاجِبَةٍ .

“Hukum undangan khitan dan undangan undangan yang lain selain walimah maka ini adalah mustahab karena ada unsur memberi makan orang lain, dan memenuhi undangan tersebut adalah disunnahkan tidak wajib.

وَهَذَا قَوْلُ مَالِكٍ ، وَالشَّافِعِيِّ ، وَأَبِي حَنِيفَةَ وَأَصْحَابِهِ

Dan ini adalah pendapat Malik, Syafi’i, Abu Hanifah dan pengikutnya.

وَإِجَابَةُ كُلِّ دَاعٍ مُسْتَحَبَّةٌ ، وَلِأَنَّ فِيهِ جَبْرَ قَلْبِ الدَّاعِي ، وَتَطْيِيبَ قَلْبِهِ ، وَقَدْ دُعِيَ أَحْمَدُ إلَى خِتَانٍ ، فَأَجَابَ وَأَكَلَ

Dan memenuhi undangan siapa saja adalah mustahab; karena ada unsur menyenangkan pihak yang mengundang, dan imam ahmad telah diundang ke acara khitan dan beliau datang dan makan.” (Lihat Al Mughni 7/286).

Adapun bermuamalah kepada orang yang berbuat buruk kepada kita maka ada 3 tingkatan, dan tingkatan pertama adalah tingkatan yang terbaik karena hanya bisa dilakukan oleh orang orang yang berjiwa besar saja.

Pertama : memaafkan pelaku tanpa ada rasa sakit hati sama sekali dan membalas keburukan dengan kebaikan.

Inilah ujian sesungguhnya seorang hamba, dan hanya orang yang mendapat taufiq dari Allah ta’ala yang mampu melakukannya, dan semoga kita semua termasuk golongan ini.

Allah Ta’ala berfirman :

ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ

Artinya : “Balaslah keburukan itu dengan yang lebih baik.” (QS. Al Mukminun 96)

Syeikh Sa’di rahimahullah berkata :

إذا أساء إليك أعداؤك، بالقول والفعل، فلا تقابلهم بالإساءة، مع أنه يجوز معاقبة المسيء بمثل إساءته، ولكن ادفع إساءتهم إليك بالإحسان منك إليهم، فإن ذلك فضل منك على المسيء، ومن مصالح ذلك، أنه تخف الإساءة عنك، في الحال، وفي المستقبل، وأنه أدعى لجلب المسيء إلى الحق

“Jika musuhmu berbuat buruk kepadamu dengan ucapan dan perbuatan maka jangan balas dengan keburukan, walaupun sebetulnya diperbolehkan membalas keburukan dengan keburukan yang semisal; akan tetapi balaslah dengan kebaikan yang lebih baik, karena itulah kelebihan kamu atas si pelaku keburukan tersebut.

Dan di antara maslahatnya adalah perbuatan buruk dia jadi lebih ringan kepadamu seketika, dan di waktu yang akan datang, dan itu bisa jadi sebab menggaet si pelaku keburukan kepada kebenaran.” (Lihat tafsir Sa’di).

Dan ibunda Aisyah radhiyallahu anha berkata ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah ﷺ terhadap orang yang menyakitinya :

لم يَكُن فاحِشًا ولا مُتفَحِّشًا ولا صخَّابًا في الأسواقِ ، ولا يَجزي بالسَّيِّئةِ السَّيِّئةَ ، ولَكِن يَعفو ويَصفَحُ

“Rasulullah bukanlah tipikal seorang yang buruk perilaku dan perkataannya, tidak suka berteriak di pasar-pasar, bukanlah tipe orang yang membalas keburukan dengan keburukan, namun beliau selalu memaafkan dengan lapang dada dan berdamai (jabat tangan).” (HR. Tirmidzi 2016)

Justru orang yang mudah memaafkan orang yang menyakitinya akan semakin mendapat tempat di hati manusia.

Rasulullah ﷺ bersabda :

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ ، وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْداً بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزّاً ، وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ للَّهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وجلَّ

“Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah seorang hamba memaafkan kecuali Allah tambahkan kemuliaan. Dan tidaklah seseorang itu merendahkan diri karena mengharapkan ridho Allah, melainkan Allah Azza wa Jalla angkat derajatnya.” (HR. Muslim 2588)

Kedua : tidak memaafkannya dan memilih untuk menghindarinya.

Ketiga : membalas keburukannya dengan keburukan yang semisal.

Yang ketiga ini diperbolehkan dengan syarat balasan yang dilakukan tidak boleh melebihi keburukan yang ditimpakan kepadanya; hal ini dikarenakan orang yang balas dendam cenderung mencari kepuasan hawa nafsunya, sehingga berupaya untuk membalas dan mempermalukan saudaranya.

Allah ta’ala berfirman :

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Artinya : “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS. Asy Syuro 40)

Semoga bermanfaat.

***

Sidayu, Jum’at 5 Muharram 1446 H / 12 Juli 2024 M

Jijawab Oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, LC., M.A

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A adalah guru kami. Beliau aktif mengajar di Ponpes Al-Furqon al-Islami Srowo Sidayu Gresik Jawa Timur di beberapa cabang ilmu seperti ; Hadits, Ilmu Waris, Qowaid Fiqhiyyah dll. Beliau juga aktif mengajar di STDI Jember Jawa Timur hingga sekarang. Beliau adalah alumnus S2 Universitas Islam Madinah – KSA.

Related Posts

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
TANYA JAWAB

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

5 Juni 2026
Puasa Awal Dzulhijjah
TANYA JAWAB

Puasa Awal Dzulhijjah

17 Mei 2026
Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
TANYA JAWAB

Kambing 1,7 Tahun Belum Powel

8 Mei 2026
Mulai dari yang Ringan
TANYA JAWAB

Ambil Ilmu dari Ahlul Bid’ah

8 Mei 2026
Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah
TANYA JAWAB

Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah

21 April 2026
Hewan yang Diawetkan
TANYA JAWAB

Hewan yang Diawetkan

8 Mei 2026
Next Post
Sebab Didatangkannya Rezeqi dan Terhindar dari Musibah serta Adzab (2)

Sebab Didatangkannya Rezeqi dan Terhindar dari Musibah serta Adzab (2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp