Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Kuburan disamping Masjid atau Arah Kiblat

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A. by Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
21 Oktober 2025
in AQIDAH
Reading Time: 2 mins read
0
Home AQIDAH

Masjid dan kuburan adalah dua tempat yang tidak bisa bersatu dalam islam karena kuburan adalah wasilah terkuat yang menarik manusia kepada kesyirikan, dan sejarah telah membuktikannya sejak zaman Nabi Nuh alaihissalam.

RELATED POST

Sihir dan Macam-Macamnya

Jauhi 7 Dosa Besar yang Membinasakan

Banyak sekali riwayat-riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wasallam yang tegas dalam masalah kuburan supaya tidak dibangun, tidak ditinggikan, tidak dijadikan sebagai central ziarah, tidak dijadikan masjid supaya tidak menjadi fitnah bagi manusia yang menyeret mereka kepada kesyirikan.

Dari Aisyah radhiyallahu anha berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda ketika sakit wafatnya :

لَعَنَ اللَّهُ اليَهُودَ وَالنَّصَارَى اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ. لَوْلاَ ذَلِكَ أُبْرِزَ قَبْرُهُ، غَيْرَ أَنَّهُ خَشِيَ – أَوْ خُشِيَ – أَنَّ يُتَّخَذَ مَسْجِدًا

“Laknat Allah atas Yahudi dan Nasrani yang telah menjadikan kuburan Nabi Nabi mereka sebagai masjid. Kalau bukan karena ini niscaya kuburannya akan dinampakkan kepada khalayak, namun beliau khawatir kuburan nya dijadikan masjid.” (HR. Bukhari 1390 dan Muslim 529)

Kalau bukan karena kasus yang telah terjadi pada ummat-ummat terdahulu niscaya kaum muslimin sudah bisa melihat makam Nabinya, namun hal itu urung terjadi karena yang dikerjakan kaum Yahudi dan Nasrani pasti akan dikerjakan oleh sebagian kaum muslimin, diantaranya menjadikan kuburan sebagai masjid.

Jadi kebiasaan menjadikan kuburan para Nabi dan orang sholeh sebagai masjid atau tempat ibadah sudah dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani.

Bahkan kesyirikan yang terjadi di jazirah Arab juga impor dari budaya kaum Yahudi dan Nasrani.

Dari Aisyah radhiyallahu anha bahwa Ummu Salamah mengisahkan kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang gereja yang dilihatnya di negeri Habasyah yang namanya gereja Maria, maka Ummu Salamah menyebutkan gambar-gambar yang ada di dalamnya, maka Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda :

أُولَئِكَ قَوْمٌ إِذَا مَاتَ فِيهِمُ العَبْدُ الصَّالِحُ، – أَوِ الرَّجُلُ الصَّالِحُ، بَنَوْا عَلَى قَبْرِهِ مَسْجِدًا، وَصَوَّرُوا فِيهِ تِلْكَ الصُّوَرَ، أُولَئِكَ شِرَارُ الخَلْقِ عِنْدَ اللَّهِ

“Mereka adalah kaum jika ada hamba atau orang sholeh mati maka mereka membangun kuburan di atasnya dan menggambar rupa rupa mereka, mereka adalah makhluk makhluk yang terburuk.” (HR. Bukhari 434 dan Muslim 528)

Sehingga menjadikan kuburan bersebelahan dengan masjid karena keyakinan dan bertujuan pengagungan terhadap kuburan tersebut maka hukumnya adalah haram dan sholat di dalamnya tidak boleh.

Lajnah daimah Saudi berkata :

إن كانت إقامة المساجد حول المقابر من أجل تعظيم القبور : فلا تجوز الصلاة فيها ، ويجب هدمها ؛ لأن إقامتها على الوجه المذكور من وسائل الشرك بأهل القبور

“Jika pendirian masjid di sekitar kuburan untuk tujuan pengagungan nya maka tidak boleh sholeh di dalamnya, dan wajib menghancurkannya, karena pendirian masjid seperti ini termasuk perantara kepada kesyirikan terhadap yang dikubur.” (Lihat Majalah Buhuts Islamiyah 15/79).

***

Sumberrejo, Jum’at 4 Rabiul akhir 1447 H/26 September 2025 M

Penulis : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A adalah guru kami. Beliau aktif mengajar di Ponpes Al-Furqon al-Islami Srowo Sidayu Gresik Jawa Timur di beberapa cabang ilmu seperti ; Hadits, Ilmu Waris, Qowaid Fiqhiyyah dll. Beliau juga aktif mengajar di STDI Jember Jawa Timur hingga sekarang. Beliau adalah alumnus S2 Universitas Islam Madinah – KSA.

Related Posts

Sihir dan Macam-Macamnya
AQIDAH

Sihir dan Macam-Macamnya

15 April 2026
Jauhi 7 Dosa Besar yang Membinasakan
AQIDAH

Jauhi 7 Dosa Besar yang Membinasakan

19 Februari 2026
Bersumpah Dengan Nama Selain Allah
AQIDAH

Bersumpah Dengan Nama Selain Allah

11 Januari 2026
Hukuman Bagi Tukang Sihir
AQIDAH

Hukuman Bagi Tukang Sihir

8 Desember 2025
Tafsir Ayat Tauhid (bagian 5)
AQIDAH

Tafsir Ayat Tauhid (bagian 5)

4 November 2025
Ketika Syirik dianggap Budaya dan Tradisi
AQIDAH

Ketika Syirik dianggap Budaya dan Tradisi

6 November 2025
Next Post
Bakti Anak Zina terhadap Ayah Biologisnya

Bakti Anak Zina terhadap Ayah Biologisnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp