Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Kuburan Rasa Taman dan Meletakkan Kerikil diatasnya Serta Menyiramnya

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A. by Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
9 Agustus 2025
in TANYA JAWAB
Reading Time: 2 mins read
0
Home TANYA JAWAB

Kuburan memiliki hukum tersendiri dalam IsIam sehingga kaum muslimin juga wajib mempelajari hukum hukumnya supaya tidak terjerumus pada kesalahan.

RELATED POST

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

Puasa Awal Dzulhijjah

Dan diantara perkara yang terkait kuburan adalah menyirami nya dengan air dan kerikil di atasnya.

Disebutkan dalam ensiklopedia Kuwaitiyah :

صرح الحنفية والشافعية والحنابلة ؛ بأنه يسن أن يرش على القبر بعد الدفن ماء؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم فعل ذلك بقبر سعد بن معاذ , وأمر به في قبر عثمان بن مظعون

“Para ulama Hanafiyah, Syafi’iyah dan Hanabilah secara terus terang menyatakan kesunnahan menyiramkan air ke atas kubur setelah pemakaman; karena Nabi ﷺ melakukan hal tersebut pada makam Sa’ad bin Muadz dan memerintahkan hal tersebut untuk makam Utsman bin Madh’un.

وزاد الشافعية والحنابلة: أن يوضع عليه حصى صغار؛ لما روى جعفر بن محمد عن أبيه ( أن النبي صلى الله عليه وسلم رش على قبر ابنه إبراهيم ووضع عليه حصباء ) , ولأن ذلك أثبت له ، وأبعد لدروسه [يعني : انطماس القبر] , وأمنع لترابه من أن تذهبه الرياح

Dan Syafi’iyah dan Hanabilah menambahkan untuk siram kerikil di atasnya berdasarkan riwayat Ja’far bin muhammad dari bapaknya bahwa Nabi ﷺ menyirami kubur anaknya Ibrahim dengan air dan menaruh kerikil di atas nya.

Dan karena hal itu lebih mengokohkan nya dan tidak mudah lenyap dan menjaga debunya dari sapuan angin.” (Lihat mausuah Kuwaitiyah 32/250).

Syeikh Albany rahimahullah berkata :

وجدت في “أوسط الطبراني” حديثاً بإسناد قوي في رشه صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لقبر ابنه إبراهيم

“Aku dapati dalam Al Ausath Thabrani satu hadits yang sanadnya kuat terkait Nabi ﷺ menyiramkan air di makam anaknya yang bernama Ibrahim.” (Silsilah Hadits Shahih 3045).

Syeikh bin Baz rahimahullah ditanya terkait meletakkan kerikil di atas kuburan maka beliau berkata :

هذا مستحب إذا تيسر ذلك؛ لأنه يثبت التراب ويحفظه، ويروى أنه وضع على قبر النبي ﷺ بطحاء، ويستحب أن يرش بالماء حتى يثبت التراب ويبقى القبر واضحًا معلومًا حتى لا يمتهن

“Ini disunnahkan jika bisa, karena bisa mengokohkan tanah dan menjaganya, dan diriwayatkan diletakkan debu kasar diatas kubur Nabi ﷺ, dan disunnahkan menyiramkan air supaya tanah jadi kokoh, kubur jadi kelihatan jelas sehingga tidak diinjak injak.” (Lihat Fatawa bin Baz 13/198).

Jadi tujuan utama menyiramkan air dan kerikil adalah untuk mengokohkan tanah kubur, apalagi kontur tanah di jazirah Arab adalah berdebu dan jarang hujan sehingga rawan tersapu oleh angin dan hilang tanda makam nya.

Sehingga seseorang tidak perlu meyakini bahwa air ini akan mendinginkan yang ada di dalam makam atau keyakinan yang lainnya karena ini tidak ada berita nya dari Nabi ﷺ.

Sehingga bagi yang ingin ikut menyiramkan air maupun kerikil berniat mencontoh Nabi ﷺ bukan karena keyakinan keyakinan yang tidak berdasar.

Terlebih kontur tanah di negeri ini tidak berdebu dan sering hujan sehingga alasan yang terjadi di jazirah tidak terjadi di negeri kita.

Kemudian menancapkan dahan atau pepohonan di pemakaman dan men design nya seperti taman kota yang sejuk dan nyaman juga tidak dicontoh kan Nabi ﷺ dan para sahabatnya.

Syeikh Muhammad bin Ibrahim Mufti saudi pertama berkata :

أما تشجير المقبرة ، فهو لا يجوز ، وفيه تشبه بعمل النصارى الذين يجعلون مقابرهم أشبه ما تكون بالحدائق ، فيجب إزالتها

“Adapun menanami kuburan dengan pohon maka ini tidak boleh, ini mirip perbuatan orang Nasrani yang membuat makan makam mereka seperti taman taman, maka ini wajib dihilangkan.” (Lihat Fatawa Muhamm bin Ibrahim 3/200).

***

Sidayu, Sabtu 19 Dzulqodah 1446 H/17 Mei 2025 M

Dijawab oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A adalah guru kami. Beliau aktif mengajar di Ponpes Al-Furqon al-Islami Srowo Sidayu Gresik Jawa Timur di beberapa cabang ilmu seperti ; Hadits, Ilmu Waris, Qowaid Fiqhiyyah dll. Beliau juga aktif mengajar di STDI Jember Jawa Timur hingga sekarang. Beliau adalah alumnus S2 Universitas Islam Madinah – KSA.

Related Posts

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
TANYA JAWAB

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

5 Juni 2026
Puasa Awal Dzulhijjah
TANYA JAWAB

Puasa Awal Dzulhijjah

17 Mei 2026
Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
TANYA JAWAB

Kambing 1,7 Tahun Belum Powel

8 Mei 2026
Mulai dari yang Ringan
TANYA JAWAB

Ambil Ilmu dari Ahlul Bid’ah

8 Mei 2026
Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah
TANYA JAWAB

Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah

21 April 2026
Hewan yang Diawetkan
TANYA JAWAB

Hewan yang Diawetkan

8 Mei 2026
Next Post
Resign dari Bank

Resign dari Bank

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp