Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Makanan Pesta Rakyat

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A. by Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
21 November 2024
in TANYA JAWAB
Reading Time: 2 mins read
0
Home TANYA JAWAB

Apakah halal mengonsumsi makanan dari acara pesta rakyat? (Fadhil Makassar)

RELATED POST

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

Puasa Awal Dzulhijjah

Jawab :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه أجمعين وبعد

Allah Ta’ala berfirman :

وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حِلٌّ لَّكُمْ

Artinya : “Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu.” [Al-Maidah: 5]

Sembelihan orang Yahudi dan Nashrani halal karena mereka menyembelihnya atas nama Allah Ta’ala.

Syeikh Sa’di rahimahullah berkata :

وقد اتفق الرسل كلهم على تحريم الذبح لغير الله، لأنه شرك، فاليهود والنصارى يتدينون بتحريم الذبح لغير الله، فلذلك أبيحت ذبائحهم دون غيرهم

“Dan para Rasul semuanya sepakat akan haramnya menyembelih untuk selain Allah karena itu adalah syirik. Dan Yahudi dan Nashrani mereka meyakini haramnya menyembelih untuk selain Allah; oleh karena itu sembelihan mereka halal. (Lihat Tafsir Sa’di al-Maidah ayat 5).

Sehingga makanan yang disembelih untuk selain Allah ataupun untuk acara-acara yang tidak diridhoi Allah maka masuk dalam kategori ini yaitu tidak halal.

Yang menjadi masalah selanjutnya adalah apakah pesta rakyat adalah perkara yang mubah?

Jika dia adalah perkara yang mubah maka makanannya pun menjadi mubah atau halal.

Namun jika acaranya adalah acara yang haram semisal bidah dan syirik maka makanan acara tersebut menjadi haram.

Lajnah Daimah berkata :

إن كانت هذه المأكولات لا ارتباط لها بأعياد ومناسبات بدعية، وليس فيها مشابهة للكفار، وإنما هي عادات لتنويع الأكلات مع الفصول السنوية – فلا حرج في الأكل منها؛ لأن الأصل في العادات الإباحة

“Jika makanan itu tidak ada kaitannya dengan perayaan atau kegiatan bidah dan tidak ada unsur tasyabbuh dengan orang orang kafir dan hanya sekedar adat saja untuk menunjukkan ragam makanan bersamaan dengan musim musim dalam setahun maka tidak masalah makanan tersebut; karena hukum asalnya adat adalah mubah.” (Lihat fatawa lajnah daimah 22/270 nmr fatwa 20806).

Dan hari Nasional yang diperingati setiap tahun diperselisihkan oleh para ulama antara yang membolehkan karena tidak ada unsur ibadah sama sekali di dalamnya dan yang mengharamkan karena hal tersebut adalah kebiasan orang-orang Yahudi dan Nasrani yang mereka gemar membuat hari besar yang diperingati jika ada kejadian kejadian besar.

Dan pendapat ini diambil oleh Syeikh bin Baz rahimahullah :

هذا اليوم الوطني هو من التشبه بأعداء الله، الأيام الوطنية هو من التشبه، وقد وقع عن حسن نية، واجتهاد، ولكنه فيما يظهر لنا لا يشرع، وليس مما ينبغي، بل هو فيه تشبه لأعداء الله، وإن لم تقصد العبادة، أما لو قصد العبادة؛ يكون بدعة، لكن إذا لم تقصد العبادة، وإنما قصد بذلك التهانئ، وإظهار ما أنشأته الدولة، وما بذلته الدولة، فهذا يكون معتبرًا من جنس الأيام الأخرى التي يحدثها اليهود، والنصارى، وأشباههم للذكرى، أو لأسباب أخرى، فلا ينبغي التشبه بهم، لا في هذا، ولا في غيره

“Hari nasional termasuk tasyabbuh dengan musuh musuh Allah, dan dia memang berangkat dari niatan yang baik akan tetapi yang Nampak adalah hal ini tidak disyariatkan dan tidak selayaknya, bahkan di dalamnya ada tasyabbuh dengan musuh musuh Allah walaupun tidak ada niatan ibadah, adapun jika ada niatan ibadah maka ini bidah.

Akan tetapi jika tidak ada niatan ibadah hanya sekedar ucapan selamat saja dan memberitahukan jasa jasa yang telah diberikan negara maka ini hukumnya seperti hari hari besar yang dibuat oleh orang orang yahudi dan Nasrani dan yang semisal dengan mereka, maka tidak selayaknya tasyabbuh dengan mereka baik dalam hal ini maupun yang lainnya.” (Lihat fatawa bin Baz 2592).

Sehingga solusinya jika mendapakan makanan makanan sejenis sedekahkan kepada orang lain supaya tidak terbuang secara mubadzir.

***

Mekkah, Selasa 16 Shofar 1446 H/20 Agustus 2024 M

Dijawab oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A adalah guru kami. Beliau aktif mengajar di Ponpes Al-Furqon al-Islami Srowo Sidayu Gresik Jawa Timur di beberapa cabang ilmu seperti ; Hadits, Ilmu Waris, Qowaid Fiqhiyyah dll. Beliau juga aktif mengajar di STDI Jember Jawa Timur hingga sekarang. Beliau adalah alumnus S2 Universitas Islam Madinah – KSA.

Related Posts

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
TANYA JAWAB

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

5 Juni 2026
Puasa Awal Dzulhijjah
TANYA JAWAB

Puasa Awal Dzulhijjah

17 Mei 2026
Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
TANYA JAWAB

Kambing 1,7 Tahun Belum Powel

8 Mei 2026
Mulai dari yang Ringan
TANYA JAWAB

Ambil Ilmu dari Ahlul Bid’ah

8 Mei 2026
Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah
TANYA JAWAB

Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah

21 April 2026
Hewan yang Diawetkan
TANYA JAWAB

Hewan yang Diawetkan

8 Mei 2026
Next Post
Menahan Hawa Nafsu

Menahan Hawa Nafsu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp