Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Makna Wazan Ifta’ala

Denny Juzaili by Denny Juzaili
19 Februari 2024
in BAHASA ARAB
Reading Time: 3 mins read
2
Home BAHASA ARAB

Bismillah.

RELATED POST

Al-Kalaam (Bagian 2)

Al-Kalaam

Wazan ifta’ala punya banyak makna. Sebagaimana ada banyak sekali kata kerja di bahasa arab. Namun yang paling umumnya :

1- Makna Muthowa’ah

atau fi’il yang maknanya “akibat dari…”.

Untuk memudahkan maka saya coba mulai dengan contoh ucapan dalam bahasa Indonesia: Saya mengkhususkan dia, maka dia menjadi khusus. Atau dalam bahasa arab: خَصَّصْتُهُ فَاخَتَصَّ. Di sini ada fi’il dengan wazan ifta’ala yaitu ikhtashsho. Kata ikhtashsho ini adalah akibat atau efek dari perbuatan sebelumnya, yaitu “mengkhususkan” atau khoshsho, wazan fa”ala (فَعَّلَ). Saya mengkhususkan dia, maka diapun (keadaannya) menjadi khusus. Atau contoh lainnya:

  • Saya mendekatkan dia, diapun menjadi dekat (قرّبته فاقترب).
  • Saya meluruskan maka diapun (keadaannya) menjadi lurus (عدّلته فاعتدل).
  • Saya menyempurnakan dia, maka diapun (keadaannya) menjadi sempurna (سوّيته فاستوى).
  • Saya mentengahkan dia, maka diapun (keadaannya) menjadi tengah (نصّفته فانتصـف).
  • Saya mengumpukan dia, maka dia pun (keadaannya) kumpul (جمّعته فاجتمع).
  • Saya bajukan dia, maka diapun (keadaannya) berbaju ( كسّوته فاكتسى).
  • Saya lempar dia, maka diapun (keadaannya) terlempar (رمّيته فارتمى).
  • Saya pindahkan dia, maka diapun (keadaannya) pindah (نقّلته فانتقل).

2- Makna Mengambil (الاتخاذ )

Maksudnya adalah: subjek (dari fi’il dengan wazan ifta’ala) mengambil suatu sifat dari bentuk wazan فَعَلَ nya. Contoh kalimat :

  • Mukmin mengambil petuah (اتّعَظَ المُؤْمِنُ) makna kalimat ini adalah (اتََّخَذَ عِظَةً).
  • sang Zahid berjenggot (الْتَحَى الزَاهِدُ) makna kalimat ini adalah (اتّخَذَ لَهُ لِحْيَةً)
  • Kata lainnya yang bermakna sama adalah: احْتَكَم , احْتَرَفَ , اخْتَتَمَ , امْتَطَى ,ارْتَشَى ,اقْتَدَى , احْتَجَبَ , اخْتَدَمَ , افْتَرَشَ, امْتَهَنَ , احْتَرَسَ , اشْتَوَى , اكْتَالَ , اخْتَبَزَ . Dan ada hadits: “إنَّ اللهَ يُحِبُّ العَبْدَ المحْترف“

3- Makna Musyarokah

Contoh:

  • اخْتَصَمَ = saling berdebat
  • اخْتَلَفَ = saling berbeda
  • اقْتَتَلَ = saling membunuh
  • اصْطَحَبَ = saling menemani
  • اجْتَمَعَ = saling berkumpul
  • اتَّفَقَ = saling bersepakat
  • اصْطَلَحَ = saling memperbaiki
  • اصْطَدَمَ = saling menghantam
  • اقْتَسَمَ = saling membagi

4- Makna Mubalaghoh

  • اختبر = mengkabarkan (ada rasa penekanan)
  • امتلك = memiliki (ada rasa lebih)
  • التهم = mengilhamkan
  • احتار = heran (ada makna lebih dalam)
  • اقتلع = melepas / mencabut (lebih kuat)
  • التحق = mengikuti (dengan lebih intensif) = mendaftar
  • اقتنع = memaksakan jiwa supaya merasa cukup (lebih dari sekedar qona’ah)
  • افتقر = membutuhkan (lebih dari sekedar butuh karena hajat)
  • اغتنى = merasa cukup (tapi dipaksakan)
  • ادّخر = menyimpan
  • اقتصد = memaksudkan (dengan effort lebih banyak)
  • ابتدع = membuat inovasi (ada sisi letih)
  • اصطبر = mensabarkan diri (bukan sekedar jiwa sudah sabar)
  • اقتدر = menghadirkan agar mampu (bukan sekedar sudah bisa)
  • افتخر = menghadirkan agar merasa bangga itu muncul (bukan sekedar bangga yang landai)
  • ارتحل = bepergian (bukan sekedar jalan-jalan santai)
  • امتدح = memberikan pujian (dengan upaya riil agar target menjadi terkesan)
  • اخترق = membakar benda (bukan sekedar benda terbakar sendirinya)
  • احتقر = meremehkan sesuatu, agar benda itu dikesankan remeh (bukan semata-mata benda itu sudah hina)

5- الإغناء عن المجرَّد

  • التمس = mencari
  • اعترف = mengakui
  • استلم = menerima
  • التبس = menjadi rancu / samar-samar
  • ارتجل = berimprovisasi
  • وفي الحديث : التمس ولو خاتماً من حديد

6- Menampakkan

  • اعتذر= memperlihatkan bahwa dia punya pembelaan / alasan
  • اعتظم= dia menunjukkan kebesarannya
  • اكتنى= menunjuk-nunjukkan kuniyah
  • اشتكـى= menunjukkan keluhan / aduannya
    Bait dari ‘Antaroh: في حومة الوغى التي لا تشتكي — غمراتِها الأبطالُ غيرَ تغمغم (Di panasnya medan perang, yang para pejuang tidak mengeluh kecuali sebatas bergumam saja)

7- Menunjukkan Ada Pilihan

  • اختار = memilih, memungut, menyeleksi, menyortir
  • اصطفى = dia memilih (mengambil yang murni dari yang ada kotor)
    قُلِ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ وَسَلَـٰمٌ عَلَىٰ عِبَادِهِ ٱلَّذِینَ ٱصۡطَفَىٰۤۗ ءَاۤللَّهُ خَیۡرٌ أَمَّا یُشۡرِكُونَ أَصۡطَفَى ٱلۡبَنَاتِ عَلَى ٱلۡبَنِینَ وَوَصَّىٰ بِهَاۤ إِبۡرَ ٰ⁠هِـۧمُ بَنِیهِ وَیَعۡقُوبُ یَـٰبَنِیَّ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰ لَكُمُ ٱلدِّینَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ
  • انتقى = memilih / memurnikan, menyuling, menjernihkan

8- Menunjukkan Kesungguhan / Keseriusan dan Permintaan Penuntutan

  • اكتسب= Sungguh serius agar mendapat. Contoh: اكتسب المال arti: ia iktasab harta. Maksud maknanya: ia sungguh sungguh-sungguh/ serius untuk mendapat harta.
  • اكتتبَ = Korespondensi , saling berbalas surat (tidak semata-mata menulis satu kali. Di sini ada makna tersembunyi berupa menuntut dirinya dan kesungguhan dalam menulis)
  • اجتهدَ = bekerja, berusaha keras, bersusah-payah (lebih dari sekedar جُهْد / upaya)

Sumber: http://www.ahlalloghah.com/showthread.php?t=6618

***

Sidayu, Gresik : 4 Shofar 1445 H/20 Agustus 2023

Penulis : Ustadz Denny Juzaili

Artikel : Meciangi.or.id

 

 

 

ShareTweetPin
Denny Juzaili

Denny Juzaili

Ustadz Denny Juzaili adalah pengajar dan bendahara bidang usaha di Pondok Pesantren al-Furqon al-Islamiy Sidayu-Gresik. Beliau adalah alumni Ponpes Darul Atsar (kec. Panceng) tahun 2019, alumni Pondok Pesantren al-Furqon al-Islamiy Sidayu-Gresik tahun 2023. Pada tahun 2007, beliau pernah menempuh studi di dept. Farmasi Universitas Indonesia. Sekarang beliau sedang menempuh kuliah S1 di Fakultas Idaariy Jurusan Manajemen dan Keuangan LIPIA Jakarta.

Related Posts

Al-Kalaam (Bagian 2)
BAHASA ARAB

Al-Kalaam (Bagian 2)

25 September 2025
Al-Kalaam
BAHASA ARAB

Al-Kalaam

25 September 2025
Dua Pakar Nahwu Imam Al-Kisa’i dan Imam Asy-Syafi’i
BAHASA ARAB

Dua Pakar Nahwu Imam Al-Kisa’i dan Imam Asy-Syafi’i

4 Agustus 2025
Faidah Nahwu
BAHASA ARAB

Faidah Nahwu

9 Agustus 2025
Bapaknya Bahasa Arab
BAHASA ARAB

Bapaknya Bahasa Arab

24 Oktober 2024
Pentingnya Mempelajari Ilmu Nahwu
BAHASA ARAB

Pentingnya Mempelajari Ilmu Nahwu

3 Februari 2026
Next Post
Pentingnya Menghafal Ilmu di Usia Kecil

Pentingnya Menghafal Ilmu di Usia Kecil

Comments 2

  1. Avatar photo Zaeni Dahlan says:
    2 bulan ago

    Alhamdulillah…
    Terima kasih sudah bikin pencerahan & nambah ilmu.
    Semoga Allah SWT membalas dgn balasan yg lebih baik lagi.
    Aamiiin yaa Robb….

    Reply
    • Avatar photo Abu Dawud ad-Dombuwiyy says:
      2 bulan ago

      Sama-sama. Semoga bermanfaat. Aamiin…

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp