Sabtu, Agustus 22, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Reuni, Bukber dan CLBK

Abu Dawud ad-Dumbuwiyy by Abu Dawud ad-Dumbuwiyy
20 Agustus 2026
in TAZKIYATUN NUFUS
Reading Time: 9 mins read
0
Home TAZKIYATUN NUFUS

Bismillah, alhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’iin. Wa ba’du.

RELATED POST

Penghalang Hidayah

Empat Modal Berharga Menyongsong Masa Tua

Berbicara tentang reuni, buka bersama (bukber), dll, acara-acara seperti ini pada asalnya memiliki nilai positif dan negatif pada sisi yang lain. Positifnya karena bertemu dengan teman-teman lama, tapi negatifnya; terjadinya ikhtilat (campur baur) antara laki-laki dan perempuan, musik, belum lagi dampak negatif lainnya.

Jika reuni terjadi dalam lingkup teman laki-laki saja atau sesama wanita saja, makan-makan biasa, kemudian ngobrol-ngobrol santai, tidak ada musik dan yang semisalnya, maka kesan yang ditimbulkan bisa menjadi sangat positif, apalagi jika diisi dengan kajian ilmiyyah yang menambah wawasan keilmuan. Namun jika para wanita dilibatkan dalam acara-acara seperti ini, mudhorotnya tentu lebih besar dari manfaatnya.

Acara reuni, bukber angkatan SMA dll, adalah kegiatan kumpul-kumpul dan ajang ketemuan setelah lama terpisah. Tapi di sisi lain, tidak sedikit juga perselingkuhan dan cinta lama bersemi kembali (CLBK) bermula dari sini.

Memang tidak hanya reuni apalagi bukber sebagai faktor utama munculnya CLBK dan perselingkuhan, namun faktor-faktor lain juga banyak, yang intinya semakin sering seseorang dekat dengan lawan jenisnya, maka rasa suka itu bisa saja muncul dengan sendirinya tanpa disadari, apalagi yang memang sudah ada kisah cinta sebelum itu.

Para pegawai dan atasan, memiliki kedekatan hubungan kerja, namun kedekatan seperti ini rawan menimbulkan perselingkuhan karena sebab intensnya mereka bertemu. Namun inti pembahasan kita adalah CLBK pada reuni dan bukber angkatan

Kegiatan reuni atau bukber sekali lagi bukan sumber utama terjadinya CLBK dan perselingkuhan, tapi salah satu pintu atau washilah yang paling sering mengantarkan seseorang pada CLBK dan perselingkuhan, adalah acarq reuni dan bukber angkatan.

CLBK adalah singkatan dari cinta lama bersemi kembali. Dan cinta lama ini sering terjadi di masa-masa SMP dan SMA. Dan diantara momen yang bisa mempertemukan antara dua orang yang pernah menjalin cinta di masa-masa remaja adalah momen ketika reuni dan bukber angkatan itu diadakan. Di sana ada reuni dan bukber angkatan SMP, SMA, dll.

Berawal dari reuni atau bukber, lalu dibentuklah grup WA angkatan SMP atau SMA. Terkadang tema yang diusung selain reuni susulan, bukber setiap tahuan, ada juga kegiatan sosial atau kegiatan lain yang dianggap positif seperti penggalangan dana untuk korban banjir desa A, lomba voli sehat untuk seluruh angakatan B, lomba kejuaraan futsal untuk seluruh angkatan C, buka puasa bersama untuk seluruh angkatan D, acara pernikahan anak teman seangkatan E. Pada momen-momen seperti ini, seluruh angkatan biasanya ramai-ramai akan hadir, berkumpul. Kebersamaan-pun akan terjalin kembali, persahabatan yang lama terputus akan dirajut ulang untuk kesekian kalinya, yang lama tak berjumpa akan bersua kembali, Intinya antara teman-teman seangkatan sepintas terlihat semakin dekat. Bahkan tidak jarang jika ada musibah banjir bandang yang menimpa desa A, penyerahan dana untuk musibah banjir akan dilakukan oleh semua angkatan tertentu, laki-laki perempuan semua ikut, keceriaan begitu nampak, kekompakan begitu terasa, sehingga aktivitas para wanita diluar rumah-pun semakin meningkat. Bila semasa sekolah antara X dan Z pernah menjalin hubungan cinta di masa remaja, maka yang tidak memiliki iman akan mudah terjebak dalam CLBK.

Pepatah Jawa pernah mengatakan : 

“Witing tresno jalaran soko kulino.” 

“Cinta itu tumbuh karena terbiasa.”

Sudah menjadi kaidah yang dikenal secara luas bahwa sering bersama akan menimbulkan kedekatan secara emosional. Terbiasa kumpul, akan menjalin kedekatan, terbiasa bersama akan menimbulkan kerinduan. Dari kedekatan akan menimbulkan keakraban, kenyamanan, sehingga interaksi menjadi semakin nyambung. Lalu syaithon-pun menjadi pihak ketiga yang menghias-hiasi kebersamaan mereka, dan terjadilah apa yang terjadi.

Acara reuni, bukber memang menjadi washilah munculnya kedekatan dan keakraban antara sesama alumni. Tapi pada sisi lain, hubungan spesial yang pernah terjalin ketika masa-masa SMA, akan kembali mekar seperti bunga pada musim semi.

Syaithon terus mengingatkan akan kenangan masa lalu mereka, kisah cinta masa-masa SMA yang penuh kenangan. Hubungan mereka pun semakin dekat seiring waktu, CLBK-pun terjadi, dan terjadilah hal-hal yang kita tidak seharusnya terjadi, waliyaadzubillah. Bahkan yang sebelumnya tidak pernah ada hubungan cinta di masa-masa SMA, dengan intensitas pertemuan angkatan yang meningkat, pperselingkuhan tanpa CLBK pun banyak terjadi dan itu adalah realita dalam kehidupan.

Sejujurnya, jika umur kita semakin hari semakin bertambah sobat, seharusnya semakin sibuk juga kita mempersiapkan bekal untuk perjalanan panjang menuju kampung akhirat. Bukan justru terus sibuk dan hanyut dalam kenangan kecil masa lalu yang tidak akan pernah berujung dan berpangkal.

Seorang penyair pernah mengatakan :

دع عنك ما قد فات في عهد الصبا

واذكر ذنوبك وابكها يا مذنب

“Tinggalkanlah kenangan kecil yang telah meninggalkan kita, ingat saja dosa-dosa kita, dan menangislah karena kita adalah pendosa.” (Yaa Shohibas Sittiin, hal. 55).

Kenangan masa lalu tinggalkanlah dan hadapi masa sekarang, sebab mengenangnya akan menjadi pemicu munculnya angan-angan untuk kembali kepadanya.

Seorang penyair mengatakan :

“Kenangan masa lalu seperti candu menuju kemaksiatan

Membangkitkan hasrat dalam jiwa untuk mengejarnya 

Bukan hati yang lupa akan kematian seperti sayatan

Tapi jiwa yang lalai dari taubat dan terus mengejar dunia

Pernyair yang lain mengatakan :

Bila cerita indahmu sebagai kenangan masa mudamu 

Maka ingatlah bahwa ubanmu adalah penanda dekatnya ajal  

Ingatlah wahai orang-orang yang cinta dunia dengan keindahan yang semu

Bahwa akhirat adalah kampung yang abadi dan senantiasa kekal

Wanita adalah Fitnah

Reuni, bukber dan acara-acara kumpul angkatan memang banyak sisi positifnya, namun ikhtilat dalam acara reuni dan bukber seringkali tidak bisa dihindari yang menjadikan acara tersebut mungkar menurut syar’i. Jika acara tersebut terpisah antara laki-laki dan wanita, maka harus dilihat pada sisi apakah mengandung kemungkaran atau tidak.

Karena itu, dalam acara reuni, bukber, dan acara-acara semisal ini, banyak sekali dijumpai kasus adanya musik, ikhtilat antara laki-laki dan perempuan, bahkan seringkali terjadi hubungan spesial antara mereka lebih-lebih yang pernah menjalin asmara ketika masih berseragam putih biru atau putih abu-abu. Cinta lama bersemi kembali menjadi subur dan memicu masalah dalam rumah tangga. Bahkan banyak terjadi perselingkuhan diantara mereka yang bermula dari acar seperti ini.

Sejatinya wanita itu adalah perhiasan yang indah di rumahnya. Biarkan para wanita menjadi ratu di istana-istana mereka, melayani suaminya, menjadi permaisuri di istana kecilnya, bersama anak-anak yang tampan dan cantik, sehingga ia-pun menjadi teladan bagi anak-anaknya. Jika mereka keluar dari rumahnya, pintu-pintu fitnah akan banyak terbuka.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :

ما تركتُ بعدي فتنة أضر على الرجال من النساء

“Aku tidak meninggalkan sepeninggalku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki dari pada wanita”. (HR. Bukhari no.5096 dan Muslim no.2740).

Tidak ada fitnah diatas bumi ini yang lebih berbahaya dari fitnah wanita, dan sangat jarang manusia selamat darinya kecuali yang dirahmati Allah.

Cemburu Para Suami

Untuk para suami, jadilah singa sejati saudaraku. Punyalah sifat cemburu ketika permata-permata kalian berikhtilat dengan laki-laki yang bukan mahrom. Jangan izinkan mereka berikhtilat, tutup aurat mereka, perintahkan untuk memakai pakaian-pakaian yang berwarna gelap. Jauhi pakaian yang  warna-warni serta tipis dan transparan, jilbab-jilbab gaul, jilbab bercelana ketat, menutup aurat tanpa kaos kaki, cadar tapi narsis, karena semua ini akan menimbulkan fitnah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ما تركتُ بعدي فتنة أضر على الرجال من النساء

“Aku tidak meninggalkan sepeninggalku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki dari pada wanita.” (HR. Bukhari no.5096 dan Muslim no.2740).

Dalam acara reuni, bukber, dan acara-acara semisal ini, yang hadir adalah teman lama yang sudah saling mengenal. Satu sama lain saling berbicara tanpa batas, saling tertawa-tertiwi, sesekali mereka saling curhat tentang keadaan rumah tangga mereka. banyak sekali dijumpai kasus cinta lama bersemi kembali yang bermula dari kumpul-kumpul di acara reuni atau bukber.

Hendaknya seorang suami tidak menjadi laki-laki yang dayyuts, yaitu laki-laki yang membiarkan adanya kemungkaran di dalam keluarganya. Tidak melarang istrinya keluar rumah untuk acara-acara seperti itu, tidak cemburu saat istrinya menampakkan perhiasannya di hadapan teman-teman laki-laki angakatannya, tidak marah tatkala istrinya keluyuran untuk kegiatan penggalangan dana banjir di desa X, dll. Jika acara tersebut terjadi antara sesama wanita saja, dan acaranya juga jauh dari hal-hal yang haram, mungkin masih bisa diterima oleh naluri laki-laki sejati yang cemburu melihat kemungkaran dalam keluarganya, namun saat suami membiarkan istrinya ikut dalam acara-acara ikhtilat, maka ia terkena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ثلاثة لا ينظر الله عز وجل إليهم يوم القيامة: العاق لوالديه, والمرأة المترجلة، والديوث

“Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat nanti, yaitu : (1) orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, (2) perempuan yang menyerupai “laki-laki, (3) dan ad-dayyuts…” (HR. An-Nasa-i, no.2562).

Tiga golongan yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiyamat, diantaranya adalah ad-dayyuts, siapa mereka ini, yaitu laki-laki yang membiarkan kemungkaran terjadi pada keluarganya, istrinya, anak-anaknya dan karib kerabatnya.

Karena itu, mari kita didik istri-istri kita dengan baik, jika ia kurang cantik, hiasi ia dengan akhlak mulia niscaya akan menjadi cantik. Ajarkan kepadanya agama niscaya akan menjadi sholihah. Jauhkan ia dari teman-teman yang buruk niscaya ia akan menjadi permata, dan biarkan ia menjadi ratu di istana kecilnya dan menetap di rumahnya, karena itu adalah kemuliaan.

Ingat saudaraku, serigala-serigala lapar bertebaran dimana-mana di akhir zaman ini, maka jaga keluarga adalah kewajiban kita masing-masing. Dan singa sejati -yakni para suami- tidak seperti domba apalagi keledai yang mudah ditipu oleh para srigala. Singa sejati dia mengaum, menjaga kawanannya, melindungi, memimpin dan menjaga wilayahnya dari ancaman siapapun, karena itulah sifat kepimimpinan. Dan seorang suami, layaknya seperti singa pemberani, tidak lemah dalam mendidik, memarahi jika salah, dan tidak boleh dayyuts.

Dia harus menjadi pendidik sejati untuk istri dan anak-anaknya sebagaimana para singa dalam kawanannya, seperti itulah hikayat para pujangga.

Seorang penyair pernah mengatakan :

“Sifat para singa tidak sama dengan sifat domba dan keledai. 

Tertipu dengan bulu sang srigala yang menyamar sebagai domba aduhai.

Mengaumlah karena domba dan keledai tidak mengaum tapi meringkik dan melambai

Dan seburuk-buruk suara adalah suara keledai sebagaimana firman Allah Rabbi.”

Maknanya sifat singa sejati itu tegas, ditakuti, ditaati dikawanannya, bertanggung jawab, mendidik, mengayomi, menyayangi, menasehati, mengajarkannya agama, mendidik dengan akhlak Islam, mengajarkannya adab, menafkahi, mencintai dan mengaum sebagaimana diketahui dikalangan arab pensifatan singa untuk para kesatria, sedangkan domba khususnya keledai, untuk analogi orang-orang yang kurang akalnya, dan sebagai celaan. Allah berfirman tentang orang-orang Yahudi :

«مَثَلُ ٱلَّذِينَ حُمِّلُوا۟ ٱلتَّوْرَىٰةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ ٱلْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًۢا ۚ بِئْسَ مَثَلُ ٱلْقَوْمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ ۚ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّـٰلِمِينَ»

Artinya : “Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepada mereka kitab Taurat, kemudian mereka tiada membawanya (tidak mengamalkannya) adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Sangat buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang dzalim.” (QS. Al-Jumu’ah : 5).

Orang yang tidak mengamalkan ilmunya seperti keledai yang memikul kitab, dan seorang suami yang tahu hukum ikhtilat maka hendaknya mengamalkan itu dalam segala sendi kehidupannya.

Inti dari pembahasan ini bahwa ayat ini menyebutkan tentang keledai sebagai perumpamaan hewan yang bodoh yang dijadikan sebagai celaan dikalangan orang-orang arab. Jika Demikian juga dengan orang yang dayyuts, orang yang dayyuts dia dicela karena membiarkan adanya kemungkaran dalam keluarganya, anaknya, istrinya, apalagi jika ia telah mengetahui bahwa hal-hal tersebut merupakan perbuatan dosa tapi sengaja melanggarnya. Waliyaadzubillah.

Wanita Sholihah

Wanita yang sholihah adalah wanita yang menjaga sholat lima waktu, berpuasa pada bulan ramadhan, menjaga kemaluannya dan mentaati suaminya.  Dalam sebuah hadits :

وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ((إذا صلت المرأة خمسها وصامت شهرها وحفظت فرجها وأطاعت زوجها قيل لها ادخلي الجنة من أي أبواب الجنة شئت)).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Apabila seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan ramadhan, menjaga kemaluannya dan mentaati suaminya, dikatakan kepadanya : “Masuklah kedalam surga dari pintu mana saja yang kamu kehendaki.” (Shohiih at-Targhiib wa at-Tarhiib, 2/2411).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan beberapa hal yang menjadi ciri khas wanita sholehah, (1) melaksanakan sholat lima waktu, (2) berpuasa di bulan ramadhan, (3) menjaga kemaluannya, (4) mentaati suaminya.

Mereka yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan ciri-cirinya diatas, itulah ciri wanita-wanita calon penghuni surga, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan kalimat perintah setelahnya “Masuklah kedalam surga dari pintu mana saja yang kamu kehendaki.”

Ini kabar gembira dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi wanita-wanita sholihah, bahwa kelak mereka akan masuk surga dari pintu mana saja yang mereka kehendaki. Adakah kemuliaan yang lebih tinggi dari ini?

Maka didiklah istri-istri anda menjadi sholihah saudaraku, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الدنيا متاع، وخير متاع الدنيا المرأة الصالحة

(“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholehah”. (HR. Muslim, no.1467)

Baarakallahu fiikum. Semoga tulisan ini bermanfaat.

***

Repost : Grand Sahara – Purwodadi – Sidayu – Gresik, 25 Shofar 1448 H / 9 Agustus 2026 M

Penulis : Abu Dawud ad-Dumbuwiyy

Artikel : Meciangi-d.blogspot.com

ShareTweetPin
Abu Dawud ad-Dumbuwiyy

Abu Dawud ad-Dumbuwiyy

Penuntut ilmu dengan nama Erwin Gunawan, S.T. Pernah belajar kepada para asatidzah di Yogyakarta, diantaranya Ustadz Ahmad Halim, Ustadz Sa'id Abu Ukkasyah, Ustadz Ahmad MZ, Ustadz Ari Wahyudi, Ustadz Abu Isa, Ustadz Aris Munandar dan Ustadz Afifi Abdul Wadud dan para asatidzah lainnya. Alumni Ma'had al-Furqon al-Islamiy Srowo Sidayu Gresik. Alumni S1 Jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Related Posts

Penghalang Hidayah
TAZKIYATUN NUFUS

Penghalang Hidayah

18 Agustus 2026
Empat Modal Berharga Menyongsong Masa Tua
TAZKIYATUN NUFUS

Empat Modal Berharga Menyongsong Masa Tua

14 Agustus 2026
Cadar Narsis
TAZKIYATUN NUFUS

Cadar Narsis

14 Agustus 2026
Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 2)
TAZKIYATUN NUFUS

Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 2)

29 Juli 2026
Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 1)
TAZKIYATUN NUFUS

Muhasabah di Usia 60 Tahun (Seri 1)

21 Juli 2026
Terbatasnya Pengetahuan Manusia
TAZKIYATUN NUFUS

Terbatasnya Pengetahuan Manusia

27 Juli 2026
Next Post
Cadar Narsis

Cadar Narsis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Rambut Menutupi Dahi Ketika Sujud Membatalkan Sholat?
  • Bagaimana Hukum Anak Orang Kafir yang Mati Sebelum Baligh?
  • Penghalang Hidayah
  • Empat Modal Berharga Menyongsong Masa Tua

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp