Penanya : Ferdy – Sidoarjo
Akhir waktu sholat isya diperselisihkan oleh para ulama.
Pendapat yang pertama mengatakan bahwa waktu sholat isya hanya sampai tengah malam saja. Ini adalah pendapat Ibnu Hazm dari kalangan Dhohiriyah, Syeikh Utsaimin dan Albany.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
وقتُ العِشاءِ إلى نِصفِ اللَّيلِ الأوسطِ
“Waktu sholat isya sampai tengah malam.” (HR. Muslim 612).
Syeikh Utsaimin rahimahullah berkata :
صلاةُ العشاء تنتهي بانتصافِ اللَّيلِ، ولم يأت في السُّنة دليلٌ على أنَّ وَقْتَ صلاةِ العِشاء يمتدُّ إلى طُلُوعِ الفَجْرِ
“Sholat isya selesai sampai tengah malam, dan tidak ada dari sunnah yang menunjukkan bahwa sholat isya berlanjut sampai terbitnya fajar.” (Lihat Majmu Fatawa Utsaimin 8/934).
Pendapat kedua menyebutkan bahwa sholat isya ada dua macam.
Pertama adalah waktu pilihan dari perginya merah di langit sampai tengah malam.
Kedua adalah waktu darurat dari tengah malam sampai terbitnya fajar. Ini adalah pendapat jumhur ulama
Dari Abu Qotadah Harits bin Rib’i dalam hadits yang panjang…
أمَا إنَّه ليس في النومِ تفريطٌ، إنَّما التفريطُ على مَن لم يُصلِّ الصَّلاةَ حتى يَجيءَ وقتُ الصَّلاةِ الأخرى
“Tidur itu bukan kelalaian, kelalaian itu bagi yang tidak sholat sampai masuk waktu sholat yang lain.” (HR. Muslim 681).
Imam Nawawi rahimahullah berkata :
الحديثُ فيه دليلٌ على امتدادِ وَقْتِ كُلِّ صَلاةٍ مِنَ الخَمْسِ حتَّى يدخُلَ وَقْتُ الأُخرى
“Hadits ini menunjukkan bahwa waktu sholat itu memanjang dari tiap-tiap sholat sampai masuk waktu sholat yang lain.” (Lihat Syarh Shohih Muslim 5/187).
Lajnah Daimah berkata:
وقتُ صلاة العشاء من مغيب الشفق الأحمر إلى نِصف الليل، ويمتدُّ الوقت الاضطراريُّ إلى طلوع الفجر الثاني
“Waktu sholat isya dari perginya warna merah langit sampai tengah malam, dan waktu daruratnya memanjang sampai terbitnya fajar kedua.” (Lihat Fatawa Lajnah Daimah 6/151).
***
Sidayu, Rabu 18 Rabiul Awwal 1447 H/10 September 2025 M
Dijawab oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A
Artikel : Meciangi.or.id






