Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Sholat Tarawih di Rumah Saja

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A. by Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
17 Maret 2025
in TANYA JAWAB
Reading Time: 4 mins read
0
Home TANYA JAWAB

Di masjid tempat kami, shalat tarawihnya bacaan ayatnya pendek-pendek sehingga tidak bisa menikmati shalat malam pada bulan Ramadhan ini.

RELATED POST

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

Puasa Awal Dzulhijjah

Bolehkah kita mengerjakan shalat tarawih / shalat malam sendiri di rumah, dan bagaimana keutamaannya dibanding shalat tarawih berjamaah di masjid sementara kita kurang menikmatinya karena bacaannya tadi? (Budi Setiawan).

Jawab :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين وبعد

Sholat tarawih di rumah walaupun sendirian diperbolehkan, karena sholat tarawih berjamaah di masjid adalah sunnah. Akan tetapi mengerjakannya berjamaah di masjid lebih afdhol.

Syeikh bin Baz rahimahullah berkata :

لا بأس بها في البيت، ولكن في المسجد أفضل، السنة أن تصلى في المساجد كما فعلها النبي ﷺ وفعلها الصحابة، وهي نافلة، لكن في المساجد أفضل

“Tidak mengapa di rumah, akan tetapi di masjid lebih afdhol, sunnahnya anda melakukannya di masjid sebagaimana yang dilakukan Nabi shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat.

Dia hukumnya sunnah, dan melakukan nya di masjid lebih afdhol.” (Lihat Fatawa bin Baz 15643).

Adapun yang berpendapat bahwa sholat tarawih di rumah lebih afdhol berlandaskan dalil :

أنَّ رَسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ اتَّخَذَ حُجْرَةً – قالَ: حَسِبْتُ أنَّهُ قالَ مِن حَصِيرٍ – في رَمَضَانَ، فَصَلَّى فِيهَا لَيَالِيَ، فَصَلَّى بصَلَاتِهِ نَاسٌ مِن أَصْحَابِهِ، فَلَمَّا عَلِمَ بهِمْ جَعَلَ يَقْعُدُ، فَخَرَجَ إليهِم فَقالَ: قدْ عَرَفْتُ الذي رَأَيْتُ مِن صَنِيعِكُمْ، فَصَلُّوا أَيُّهَا النَّاسُ في بُيُوتِكُمْ، فإنَّ أَفْضَلَ الصَّلَاةِ صَلَاةُ المَرْءِ في بَيْتِهِ إلَّا المَكْتُوبَةَ

“Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengambil tempat khusus di masjid – aku kira bahanya tikar pelepah – maka beliau sholat di situ beberapa malam, maka orang orang dari sahabatnya ikut sholat bersama beliau, maka setelah beliau tahu maka beliau tidak sholat lagi bersama mereka kemudian beliau menjumpai mereka dan bersabda:

Aku sudah tahu apa yang mereka lakukan, maka sholat lah wahai manusia di rumah rumah kalian, karena sebaik baik sholat adalah sholat nya seseorang di rumahnya sampai wafat.” (HR. Bukhari 731).

Hadits ini secara terus terang mengatakan bahwa sholat tarawih lebih afdhol dikerjakan di rumah karena Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang memerintahkannya.

Namun sebetulnya dua pendapat ini bisa di kompromikan.

Syeikh Sindi dalam syarh Ibnu Majah berkata:

وَالْجَوَابُ عَنْ هَذَا الْحَدِيثِ: أَنَّهُ يَجُوزُ أَنْ يَكْتُبَ لَهُ بِالْقِيَامِ مَعَ الْإِمَامِ بَعْضَ اللَّيْلِ، قِيَامُ كُلِّهِ، وَأَنْ يَكُونَ قِيَامُهُ فِي بَيْتِهِ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ، وَلَا مُنَافَاةَ بَيْنَ الْأَمْرَيْنِ

“Jawaban atas hadits ini bahwa boleh seseorang mendapat pahala sholat semalam suntuk atas sholat malam yang dia lakukan di sebagian nya saja, dan di sini lain sholat nya di rumah lebih afdhol. Dan tidak ada kontradiksi antara keduanya.” (Lihat Hasyiyah Sindi Ala Ibnu Majah 1/398).

Dan hadits di atas bisa disandingkan dengan hadits lainnya yang mendorong Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk tidak sholat berjamaah dan menyuruh para sahabat sholat di rumah.

قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ ، وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ

“Sungguh aku telah melihat apa yang kalian lakukan, tidak ada yang menghalangi ku untuk keluar kecuali aku khawatir ini akan diwajibkan atas kalian.” (HR. Bukhari 1129 dan Muslim 761).

Al Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata:

قَالَ اِبْن التِّين وَغَيْره اِسْتَنْبَطَ عُمَر ذَلِكَ مِنْ تَقْرِير النَّبِيّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى مَعَهُ فِي تِلْكَ اللَّيَالِي , وَإِنْ كَانَ كَرِهَ ذَلِكَ لَهُمْ فَإِنَّمَا كَرِهَهُ خَشْيَةَ أَنْ يُفْرَضَ عَلَيْهِمْ , فَلَمَّا مَاتَ النَّبِيّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَصَلَ الأَمْنُ مِنْ ذَلِكَ , وَرَجَحَ عِنْد عُمَر ذَلِكَ لِمَا فِي الاخْتِلاف مِنْ اِفْتِرَاق الْكَلِمَة , وَلأَنَّ الاجْتِمَاعَ عَلَى وَاحِدٍ أَنْشَطُ لِكَثِيرِ مِنْ الْمُصَلِّينَ , وَإِلَى قَوْل عُمَر جَنَحَ الْجُمْهُور

“Ibnu tin dan lainnya berkata: Umar mengambil kesimpulan seperti itu dari keputusan nya Nabi shallallahu alaihi wasallam dan yang sholat bersama beliau pada malam malam tersebut, beliau kurang suka sholat berjamaah ini karena khawatir nanti diwajibkan, maka setelah beliau wafat tidak ada lagi yang dikhawatirkan, dan inilah yang dirajihkan Umar karena adanya perbedaan jama’ah jamaah dalam satu masjid melazimkan perpecahan, dan juga kebersamaan menjadi satu jama’ah lebih menguatkan untuk para musholli, dan jumhur ulama memilih pendapat Umar ini.” (Lihat Fathul Bari hadits Bukhari 2010).

Sehingga dari sini ulama memandang bahwa sholat tarawih berjamaah lebih afdhol daripada sholat sendirian di rumah.

Imam Nawawi rahimahullah berkata :

وَتَجُوزُ مُنْفَرِدًا وَجَمَاعَةً , وَأَيُّهُمَا أَفْضَلُ ؟ فِيهِ وَجْهَانِ مَشْهُورَانِ ، الصَّحِيحُ بِاتِّفَاقِ الأَصْحَابِ أَنَّ الْجَمَاعَةَ أَفْضَلُ . الثَّانِي : الانْفِرَادُ أَفْضَلُ .

Sholat tarawih boleh berjamaah dan sendiri, mana yang lebih afdhol?

Ada dua pendapat yang masyhur, yang shohih berdasarkan kesepakatan para ulama madzhab adalah berjamaah afdhol. Pendapat kedua sendirian afdhol.

قَالَ أَصْحَابُنَا : الْخِلافُ فِيمَنْ يَحْفَظُ الْقُرْآنَ ، وَلا يَخَافُ الْكَسَلَ عَنْهَا لَوْ انْفَرَدَ , وَلا تَخْتَلُّ الْجَمَاعَةُ فِي الْمَسْجِدِ لِتَخَلُّفِهِ . فَإِنْ فُقِدَ أَحَدُ هَذِهِ الأُمُورِ فَالْجَمَاعَةُ أَفْضَلُ بِلا خِلافٍ .

“Para ulama madzhab kami berkata: perbedaan pendapat ini terkait yang menghafal Quran dan dia tidak malas jika sholat sendirian, dan jama’ah di masjid tidak oleng karena dia tinggalkan, jika salah satu dari dua ini tidak ada maka tarawih berjamaah lebih afdhol tanpa ada perbedaan.

قَالَ صَاحِبُ الشَّامِلِ : قَالَ أَبُو الْعَبَّاسِ وَأَبُو إِسْحَاقَ صَلَاةُ التَّرَاوِيحِ جَمَاعَةً أَفْضَلُ مِنْ الانْفِرَادِ لإِجْمَاعِ الصَّحَابَةِ ، وَإِجْمَاعِ أَهْلِ الأَمْصَارِ عَلَى ذَلِكَ

Pengarang Asy Syamil berkata: Abu Al Abbas dan Abu Ishaq berkata: sholat tarawih berjamaah lebih baik dari pada sendirian berdasarkan ijma sahabat, dan ijma dari semua negri.” (Lihat Al Majmu 3/526).

Jadi kesimpulannya adalah sholat berjamaah di masjid lebih afdhol.

Imam Al Bahuti rahimahullah berkata :

وَالتَّرَاوِيحُ بِمَسْجِدٍ أَفْضَلُ مِنْهَا بِبَيْتٍ، لأَنَّهُ صلى الله عليه وسلم جَمَعَ النَّاسَ عَلَيْهَا ثَلَاثَ لَيَالٍ مُتَوَالِيَةً كَمَا رَوَتْهُ عَائِشَةُ

“Dan tarawih di masjid afdhol daripada di rumah, karena beliau shallallahu alaihi wasallam yang mengumpulkan manusia di masjid selama 3 malam sebagaimana riwayat Aisyah radhiyallahu anha.

وقال صلى الله عليه وسلم: مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ

“Dan juga karena sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: siapa yang sholat bareng imam sampai selesai maka dia dihitung sholat malam semalam suntuk.” (Lihat Daqoiq Uli Nuha 1/2245).

Syeikh bin Baz rahimahullah berkata :

فالأفضل للمأموم أن يقوم مع الإمام حتى ينصرف ، سواء صلى إحدى عشرة ركعة أو ثلاث عشرة أو ثلاثا وعشرين أو غير ذلك ، هذا هو الأفضل أن يتابع الإمام حتى ينصرف

“Dan yang afdhol adalah makmum sholat bersama imam sampai selesai, baik imam sholat 11, 13, 23 rakaat maupun yang lainnya, inilah yang afdhol dia mengikuti imam sampai selesai.” (Lihat Fatawa bin Baz 11/325).

Adapun alasannya karena imamnya kurang bagus bacaan nya maka imam sholat sah sholat nya selama sholat nya untuk dirinya sendiri sah.

Inilah kaedah bakunya dalam masalah ini.

من صحت صلاته لنفسه صحت إمامته لغيره

“Siapa yang sah sholat nya untuk dirinya sendiri maka sah sholat untuk orang lain (jika jadi imam).” (Lihat inshof Al Mardawi 2/268).

“Adapun jika kecepatan sholat imam sampai merusak tuma’ninah maka tidak boleh sholat di belakangnya.” (Lihat syarh Al Mumti 3/307).

Kemudian khusyu’ dalam sholat adalah bagi yang memahami makna ayat-ayat yang dibacakan, dan ini tentu nya melazimkan sudah pernah mempelajari tafsirnya sehingga bisa benar-benar menghayati kandungan dan isinya sehingga bisa mengantarkannya kepada kekhusyukan yang hakiki.

Adapun bagi yang belum bisa bahasa Arab dan tidak memahami isi kandungan Al Quran maka kekhusyukan apa yang diharapkan?!!!

Dia hanya baru sebatas menggugurkan kewajiban kewajiban nya atau khusyu yang wajib saja.

***

Sumberrejo, Senin 17 Ramadhan 1446 H/17 Maret 2025 M

Dijawab oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A adalah guru kami. Beliau aktif mengajar di Ponpes Al-Furqon al-Islami Srowo Sidayu Gresik Jawa Timur di beberapa cabang ilmu seperti ; Hadits, Ilmu Waris, Qowaid Fiqhiyyah dll. Beliau juga aktif mengajar di STDI Jember Jawa Timur hingga sekarang. Beliau adalah alumnus S2 Universitas Islam Madinah – KSA.

Related Posts

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
TANYA JAWAB

Angkatlah Do’amu di Hari Arafah

5 Juni 2026
Puasa Awal Dzulhijjah
TANYA JAWAB

Puasa Awal Dzulhijjah

17 Mei 2026
Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
TANYA JAWAB

Kambing 1,7 Tahun Belum Powel

8 Mei 2026
Mulai dari yang Ringan
TANYA JAWAB

Ambil Ilmu dari Ahlul Bid’ah

8 Mei 2026
Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah
TANYA JAWAB

Imam Rukuk Makmum Sujud Tilawah

21 April 2026
Hewan yang Diawetkan
TANYA JAWAB

Hewan yang Diawetkan

8 Mei 2026
Next Post
Sholat Tarawih di Rumah Saja

Tarawih 4 Rokaat 1 Salam dan Sholat Iftitah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp