Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Apakah Ada Do’a Khusus Ketika Berbuka Puasa Dan Ketika Sahur?

Muhammad Dimas Prasetyo by Muhammad Dimas Prasetyo
17 Maret 2024
in FATWA ULAMA
Reading Time: 2 mins read
0
Home FATWA ULAMA

Apakah ada do’a khusus dari Rasulullah ﷺ ketika berbuka puasa dan ketika sahur?

RELATED POST

Hukum Sembelihan Ahli Kitab dan Penyembelihan dengan Kejut Listrik

Hukum Menentukan Pakaian Tertentu untuk Wanita dalam Masa Iddah Kematian

Jawaban Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin :

“Adapun ketika sahur, tidak aku dapati ada do’a khusus, namun ada do’a-do’a yang umum ketika makan dan minum pada setiap keadaan. Seperti, membaca “Bismillah” ketika ketika ingin makan atau minum, dan mengucapkan “Alhamdulillah” ketika selesai. Nabi ﷺ bersabda kepada anak Abu Salamah (anak sambung beliau) :

يا غلام، سمِّ اللهَ، وكُلْ بيمينك، وكُلْ مما يليك))، فما زالت تلك طُعمتي بعد؛ متفق عليه

“Wahai nak, ucapkanlah “bismillah” ketika hendak makan, kemudian makanlah dengan tangan kanan, dan makanlah apa yang paling dekat denganmu.” (HR. al-Bukhari: 5601, Muslim:2022)

Dan Nabi ﷺ dalam hadits yang lain juga mengabarkan:

إنَّ اللهَ ليرْضَى عَنِ العبْدِ أنْ يأكلَ الأكلَةَ فيحمَدَه عليها، أو يَشْربَ الشَّرْبَةَ فيحمَدَه عليها

“Sesungguhnya Allah Ta’ala ridho kepada seorang hamba yang ketika makan ia memuji Allah, atau memuji-Nya ketika minum.” (HR. Muslim: 2734)

Adapun yang dilakukan sebagian masyarakat yaitu ketika selesai makan sahur mengucapkan do’a:

اللهُمَّ نَوَيْتُ الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

“Ya Allah, aku niat puasa sampai malam”

Ini adalah sesuatu yang tidak ada dalilnya (bid’ah), karena niat yang dilafazkan pada setiap ibadah itu bid’ah, tidak sedikitpun ada nash yang bersumber dari Nabi ﷺ bahwa beliau mengucapkan “nawaitu kadza  wa kadza.”

Bahkan ketika wudhu pun Nabi ﷺ tidak mengatakan (nawaitu an atawaddha’), tidak juga shalat, tidak juga ketika hendak puasa. Yang demikian karena niat tempatnya di hati, karena niat adalah keinginan pada sesuatu dan bertekad atasnya. Dan Allah ‘Azza wa Jalla Maha Mengetahui apa yang terbetik dalam hati, sebagaimana firman-Nya:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهٖ نَفْسُهٗ ۖوَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيْدِ اِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيْدٌ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ

Artinya : “Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh dirinya. Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. (Ingatlah) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya). Yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Tidak ada suatu kata pun yang terucap, melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).” (Qaf: 16-18).

Adapun do’a ketika berbuka telah datang dari Nabi ﷺ pada banyak hadits, diantaranya:

ذهب الظمأُ وابتلَّت العروقُ وثبت الأجرُ إن شاء اللهُ

“Telah hilang rasa dahaga, telah basah kerongkongan, dan telah tetap ganjaran Insyaa Allah” (HR. Abu Dawud: 2357).

Apabila seseorang berdoa ketika berbuka dengan doa yang ia sukai berupa permohonan ampunan, rahmat, agar amalnya diterima dan yang lain-lain maka ini bagus, karena do’a orang yang berpuasa ketika berbuka Mustajab insya Allah.

Sumber: Fatawa Nur ‘ala Darb

***

Surabaya, 1 Ramadhan 1445 H/12 Maret 2024

Alih Bahasa : Muhammad Dimas Prasetyo

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Dimas Prasetyo

Muhammad Dimas Prasetyo

Muhammad Dimas Prasetyo adalah Penghafal Al-Qur'an. Alumni Ma'had Meci Angi Dompu, alumni Ponpes Riyadhus Sholihin Pandeglang, sedang menempuh studi S1 di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya.

Related Posts

Hukum Sembelihan Ahli Kitab dan Penyembelihan dengan Kejut Listrik
FATWA ULAMA

Hukum Sembelihan Ahli Kitab dan Penyembelihan dengan Kejut Listrik

20 Februari 2025
Hukum Menentukan Pakaian Tertentu untuk Wanita dalam Masa Iddah Kematian
FATWA ULAMA

Hukum Menentukan Pakaian Tertentu untuk Wanita dalam Masa Iddah Kematian

7 Februari 2025
Hukum Pernikahan Jika Ternyata Wali Wanita Muslimah adalah Kafir
FATWA ULAMA

Hukum Pernikahan Jika Ternyata Wali Wanita Muslimah adalah Kafir

5 Februari 2025
Usia yang Dipertimbangkan dalam Menjadi Wali Nikah bagi Perempuan
FATWA ULAMA

Usia yang Dipertimbangkan dalam Menjadi Wali Nikah bagi Perempuan

4 Februari 2025
Bolehkah Mengatakan “Hari Sial” ?
FATWA ULAMA

Bolehkah Mengatakan “Hari Sial” ?

22 September 2024
Apakah ucapan “Radhiyallahu ‘anhu” dikhususkan untuk para sahabat Nabi saja?
FATWA ULAMA

Apakah ucapan “Radhiyallahu ‘anhu” dikhususkan untuk para sahabat Nabi saja?

22 September 2024
Next Post
Bolehkah Kencing Berdiri?

Bolehkah Kencing Berdiri?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp