Membaca Al Quran termasuk dzikir yang paling afdhol.
Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata:
ﺳﻤﻌﻨﺎ ﺃﻥّ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺃﻓﻀﻞُ ﺍﻟﺬِّﻛﺮ ﺇﺫﺍ ﻋﻤﻞ ﺑﻪ
“Aku mendengar bahwa membaca Al-Quran adalah dzikir yang paling baik jika diamalkan.” (Lihat Fikh Al-Ad’iyyah wal Azkar 1/50)
Imam Nawawi rahimahullah berkata:
اعلم أن تلاوة القرآن هي أفضل الأذكار والمطلوب القراءة بالتدبر
“Ketahuilah bahwa membaca Al Quran adalah dzikir paling afdhol, dan yang diperintahkan adalah membacanya dengan tadabbur.” (Lihat Al Adzkar 101).
Akan tetapi membaca Al Quran waktunya sangat luas, adapun mendengar adzan dan menjawabnya waktunya terbatas, sehingga di sini waktu yang sempit lebih di dahulukan daripada waktu yang lebih longgar, jika tidak maka akan pergi begitu saja.
Syeikh Utsaimin rahimahullah berkata:
الذكر في مكانه أفضل من قراءة القرآن؛ لأن قراءة القرآن غير مقيدة بوقت متى شئت فاقرأ، لكن إجابة المؤذن مربوطة بسماع المؤذن
“Dzikir pada tempatnya lebih afdhol dari pada membaca Al Quran, karena membaca Al Quran tidak ada batasan waktunya, alias anda bisa baca kapan saja.
Adapun menjawab muadzin terkait mendengarkan lantunannya.” (Lihat Liqo bab Maftuh).
***
Sidayu, malam Senin 7 Dzulqodah 1446 H/4 Mei 2025 M
Penulis : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, B.A., M.A
Artikel : Meciangi.or.id






