Bismillahirrahmaanirrahiim.
Di antara tanda kasih sayang seorang mukmin kepada keluarganya adalah tidak pernah lelah mendoakan mereka. Cinta sejati bukan hanya diwujudkan dengan memberi nafkah, saling melayani dalam menunaikan hak dan kewajiban, tetapi juga dengan mengangkat kedua tangan memohon kebaikan kepada Allah ﷻ.
Jangan hanya sibuk bekerja untuk keluarga, namun lalai berdoa demi keselamatan agama dan akhirat mereka. Sebab, doa adalah hadiah terindah yang dapat diberikan kepada orang-orang yang kita cintai.
Allah Mengajarkan Kita Berdoa
Allah ﷻ berfirman:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan-pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyejuk mata, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)
Allah ﷻ juga berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
“Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka.” (QS. At-Tahrim: 6)
Teladan Para Nabi
Nabi Ibrahim ‘alaihis salam berdoa:
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan keturunanku orang-orang yang mendirikan salat. Ya Tuhan kami, kabulkanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)
Keutamaan Doa Orang Tua
Rasulullah ﷺ bersabda:
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ
“Tiga doa yang mustajab, tidak diragukan lagi, di antaranya doa orang tua untuk anaknya.” (HR. Abu Dawud no. 1536)
Jangan Pernah Lelah Berdoa
Setiap hari mohonlah kepada Allah:
1. Agar istri menjadi wanita yang salihah dan penyejuk hati.
2. Agar suami menjadi imam yang bertakwa dan bertanggung jawab.
3. Agar anak-anak menjadi ahli tauhid, ahli Al-Qur’an, berbakti kepada orang tua, dan bermanfaat bagi umat.
4. Agar orang tua diberi kesehatan, rahmat, ampunan, dan husnul khatimah.
5. Agar seluruh keluarga dijauhkan dari syirik, bid’ah, maksiat, fitnah syubhat dan syahwat.
6. Agar rumah dipenuhi iman, ilmu, zikir, dan keberkahan.
7. Agar seluruh keluarga diwafatkan dalam keadaan istiqamah di atas Islam.
8. Jangan hanya mewariskan harta kepada anak-anakmu, tetapi wariskan pula doa yang tak pernah putus.
9. Jangan hanya mencemaskan masa depan dunia mereka, tetapi cemaslah terhadap keselamatan akhirat mereka.
10. Boleh jadi satu doa yang tulus pada sepertiga malam menjadi sebab seluruh keluargamu diselamatkan oleh Allah.
Semoga Allah menjadikan keluarga kita sebagai keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, dipenuhi iman, ilmu, amal saleh, serta dipertemukan kembali di Surga Firdaus.
Allahumma aamiin.
***
Kota Santri-Gresik-Jatim, 18 Shofar 1448 H / 1 Agustus 2026 M
Penulis : Ustadz Abu Idris Al-Barnawy
Artikel : Meciangi.or.id






