Minggu, September 20, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Adzan Ketika Pemakaman

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A. by Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.
12 Oktober 2024
in TANYA JAWAB
Reading Time: 2 mins read
0
Home TANYA JAWAB

Bagaimana hukum mengadzani jenazah didalam liang kubur yg hendak di kebumikan??

RELATED POST

Hukum Iuran Bulanan Wali Murid di Sekolah

Wali Santri Takziyah ke Salah Satu Ustadz di Pondok dengan Membawa Hadiah

Jawab :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه أجمعين وبعد

Sunnahnya ketika memasukkan jenazah ke liang lahat adalah membaca do’a sebagaimana disebutkan dalam hadits.

 بسمِ اللَّهِ وباللَّهِ وعلى ملَّةِ رسولِ اللَّهِ

“Bismillah wa billah wa ‘ala millati Rasulillah.”

Dan dalam riwayat yang lain disebutkan :

بسمِ اللَّهِ وباللَّهِ وعلى سُنَّةِ رسولِ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ

Bismillah wa billah wa ‘ala sunnati Rasulillah shallallahu alaihi wasallam.” (HR. Abu Dawud 3213 dan Tirmidzi 1046).

Dan ketika sudah selesai memakamkan mengajak yang hadir untuk mendoakan sang mayyit.

Diriwayatkan oleh Abu Daud, 3221 dari hadits Utsman bin Affan radhiallahu anh, dia berkata:

كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا فرغ من دفن الميت وقف عليه فقال: (استغفروا لأخيكم, وسلوا له بالتثبيت, فإنه الآن يسأل)

“Dahulu Nabi sallallahu’alaihi wa sallam ketika selesai menguburkan mayat, beliau berdiri dan mengatakan :

“Mintakan ampunan untuk saudara anda semua, dan mohonkan kepadanya keteguhan. Karena dia sekarang sedang ditanya.” (Dishahihkan oleh Al-Albany di Ahkamu Al-Janaiz, hal. 198).

Doa ini ada secara mutlak (umum) tanpa ada batasan sekali, dua atau tiga kali. Kalau seorang muslim berdoa untuk saudaranya yang wafat sekali, hal itu cukup. Kalau dia berdoa untuknya tiga kali, maka hal itu lebih utama. Karena Nabi sallallahu alalihi wa sallam biasanya dalam petunjukknya beliau berdoa tiga kali. (HR. Muslim, 1794).

Tidak mengapa lebih dari tiga kali, karena masalah umum. Karena terus menerus berdoa kepada Allah merupakan suatu yang dianjurkan.

Nawawi rahimahullah mengatakan, “Dianjurkan untuk berdiam beberapa waktu setelah dikuburkan mayat dan berdoa untuk mayat serta memohonkan ampunan untuknya. Hal itu telah ditegaskan oleh Syafi’i dan murid-muridnya juga telah menyepakatinya. (Lihat Syarh Al-Muhadzab, 5/60).

Mula Ali Al-Qori rahimahullah mengatakan:

Sabda Nabi sallallahu’alaihi wa sallam ‘Mohonkan ampunan untuk saudara anda semua’ maksudnya Mohonkan ampunan dari dari saudara mukmin anda. Disebutkan saudara untuk mengasihi dan memperbanyak doa untuknya.” (Lihat Mirqotul Mafatih, 1/473).

Syekh Ibnu Baz rahimahullah mengatakan :

“Dianjurkan bagi pelayat ketika selesai dikuburkan hendaknya berdiri di atas kuburan mayat dan berdoa memohon ampunan dan keteguhan untuknya tanpa terbatas waktu berdirinya.” (Lihat Fatawa Nurun ‘Ala Ad-Darbi, 1/346).

Sehingga adzan ketika pemakaman adalah perkara yang tidak ada tuntunan nya.

Oleh karena itu perkara ini masuk dalam kategori bid’ah yang terlarang.

Lajnah Daimah berkata :

لا يجوز الأذان ولا الإقامة عند القبر بعد دفن الميت ، ولا في القبر قبل دفنه ؛ لأن ذلك بدعة محدثة

“Tidak boleh adzan dan iqomah di kubur baik setelah maupun sebelum pemakaman; karena itu adalah bid’ah yang diadakan.” (Lihat fatwa lajnah Daimah 9/72).

***

Tuban, malam jum’at 1 Rabiul Akhir 1446 H/3 Oktober 2024 M

Dijawab oleh : Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A

Artikel : Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A.

Ustadz Muhammad Yusuf Rustam, Lc., M.A adalah guru kami. Beliau aktif mengajar di Ponpes Al-Furqon al-Islami Srowo Sidayu Gresik Jawa Timur di beberapa cabang ilmu seperti ; Hadits, Ilmu Waris, Qowaid Fiqhiyyah dll. Beliau juga aktif mengajar di STDI Jember Jawa Timur hingga sekarang. Beliau adalah alumnus S2 Universitas Islam Madinah – KSA.

Related Posts

Hukum Iuran Bulanan Wali Murid di Sekolah
TANYA JAWAB

Hukum Iuran Bulanan Wali Murid di Sekolah

9 September 2026
Wali Santri Takziyah ke Salah Satu Ustadz di Pondok dengan Membawa Hadiah
TANYA JAWAB

Wali Santri Takziyah ke Salah Satu Ustadz di Pondok dengan Membawa Hadiah

9 September 2026
Sholat di Kereta Api
TANYA JAWAB

Sholat di Kereta Api

25 Agustus 2026
Rambut Menutupi Dahi Ketika Sujud Membatalkan Sholat?
TANYA JAWAB

Rambut Menutupi Dahi Ketika Sujud Membatalkan Sholat?

21 Agustus 2026
Bagaimana Hukum Anak Orang Kafir yang Mati Sebelum Baligh?
TANYA JAWAB

Bagaimana Hukum Anak Orang Kafir yang Mati Sebelum Baligh?

20 Agustus 2026
Video dan Foto Mendiang Leluhur
TANYA JAWAB

Video dan Foto Mendiang Leluhur

20 Agustus 2026
Next Post
Wanita tidak Mencuci Darah Haidnya

Wanita tidak Mencuci Darah Haidnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Hikmah dalam Berdakwah (seri 2)
  • Hikmah dalam Berdakwah (Seri 1)
  • Aku Ingin Terus Semangat dalam Ibadah
  • Bolehnya Sholat di Belakang Pemimpin yang Dzolim

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp