Sabtu, Juni 6, 2026
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI
No Result
View All Result
Meci Angi | Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi
No Result
View All Result

Apakah Fidyah Berlaku Bagi Ibu Yang Berhalangan Puasa Karena Menyusui Anaknya?

Muhammad Dimas Prasetyo by Muhammad Dimas Prasetyo
20 Maret 2024
in FIQH
Reading Time: 1 min read
0
Home FIQH

Pertanyaan:

RELATED POST

Orang Tua yang Melarat adalah Tanggungan Anaknya

Gambaran Ilmu Fiqh, Qowaid Fiqhiyyah dan Ushul Fiqh

Seorang perempuan tidak berpuasa karena menyusui anaknya, dan tidak bisa mengqadha di bulan-bulan setelahnya, apakah boleh membayar fidyah?

Jawaban:

Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin Rahimahullah

Seorang perempuan yang khawatir terhadap anaknya karena berpuasa, seperti kadar air susu yang akan berkurang sehingga membahayakan anaknya, maka boleh baginya untuk tidak berpuasa, namun wajib baginya qadha, karena yang kasus seperti ini mirip dengan orang yang sakit, yang mana Allah Ta’ala berfirman:

ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ

Artinya: Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. (Al Baqarah: 185)

Dan kapan saja halangan itu hilang, seperti di musim dingin waktu siang cenderung singkat, atau udara yang sejuk sehingga tidak terlalu sulit baginya untuk berpuasa (dan tidak membahayakan anaknya) maka ia berpuasa. Namun apabila tidak memungkinkan maka boleh ia qadha di tahun depan. Adapun memberi makan (fidyah) maka tidak boleh kecuali bagi seseorang yang sakit dengan penyakit yang tidak memiliki kemungkinan untuk sembuh. Maka yang seperti ini boleh memberikan makan (fidyah).

Sumber: (Fatawa Nur ‘Ala Darb: 7/235)

Alih Bahasa: Muhammad Dimas Prasetyo

Artikel: Meciangi.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Dimas Prasetyo

Muhammad Dimas Prasetyo

Muhammad Dimas Prasetyo adalah Penghafal Al-Qur'an. Alumni Ma'had Meci Angi Dompu, alumni Ponpes Riyadhus Sholihin Pandeglang, sedang menempuh studi S1 di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya.

Related Posts

Orang Tua yang Melarat adalah Tanggungan Anaknya
FIQH

Orang Tua yang Melarat adalah Tanggungan Anaknya

21 Januari 2026
Gambaran Ilmu Fiqh, Qowaid Fiqhiyyah dan Ushul Fiqh
FIQH

Gambaran Ilmu Fiqh, Qowaid Fiqhiyyah dan Ushul Fiqh

11 Januari 2026
Bahaya Meninggalkan Sholat
FIQH

Bahaya Meninggalkan Sholat

9 November 2025
Bacaan Tasyahud bagi Makmum Masbuq Ketika Imam sedang Tasyahud Akhir
FIQH

Bacaan Tasyahud bagi Makmum Masbuq Ketika Imam sedang Tasyahud Akhir

5 Oktober 2025
Jamak dan Qoshor Sholat Ketika Karnaval
FIQH

Jamak dan Qoshor Sholat Ketika Karnaval

4 Oktober 2025
Anak Kecil Sholat Berjamaah apakah Memotong Shof Sholat
FIQH

Anak Kecil Sholat Berjamaah apakah Memotong Shof Sholat

12 September 2025
Next Post
Jaga Kualitas Puasamu

Jaga Kualitas Puasamu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TENTANG KAMI

Website meciangi.or.id adalah situs dakwah Islam yang dikelola oleh Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi. Diantara kegiatan utama dakwah kami adalah Ma'had Meci Angi. Ma'had Meci Angi merupakan tempat menimba ilmu para penuntut ilmu yang berpijak pada pemahaman shalafus sholeh. Diantara kegiatan utamanya adalah pembelajaran bahasa arab seperti nahwu, shorof, belajar baca kitab, mengadakan daurah syar'iyyah, menerbitkan buletin serta kegiatan kegiatan dakwah lainnya.

Alamat sekretariat Website: Jln. Lintas Sumbawa, Gg. Potlot no.14. Lingkungan Rasa Bou - Kelurahan Kandai Dua - Kecamatan Woja - Kabupaten Dompu - NTB 84218.

Follow us

Terbaru

  • Angkatlah Do’amu di Hari Arafah
  • Puasa Awal Dzulhijjah
  • Kambing 1,7 Tahun Belum Powel
  • Biografi Syaikhuna wa Waliduna Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdan

Kategori

  • ADAB DAN AKHLAQ
  • AL-QUR'AN
  • AQIDAH
  • BAHASA ARAB
  • BANTAHAN
  • BIOGRAFI
  • BULETIN MECI ANGI
  • E-BOOK
  • FATWA ULAMA
  • FIQH
  • KHUTBAH JUM'AT
  • KITAB ULAMA
  • MANHAJ
  • MUTIARA SALAF
  • QOIDAH FIQH
  • SIROH
  • SYAIR
  • TAFSIR
  • TANYA JAWAB
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • USHUL FIQH
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
  • FIQH DAN MUAMALAH
  • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
  • LAINNYA

© 2024 by mantapp

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BELAJAR ISLAM
    • AQIDAH
    • MANHAJ
  • FIQH DAN MUAMALAH
    • FIQH
    • QOIDAH FIQH
    • USHUL FIQH
  • TAZKIYATUN NUFUS
    • ADAB DAN AKHLAQ
    • TAZKIYATUN NUFUS
  • DOWNLOAD
    • E-BOOK
    • BULETIN MECI ANGI
    • KITAB ULAMA
    • REKAMAN KAJIAN
  • LAINNYA
    • FATWA ULAMA
    • TAFSIR
    • SIROH
    • KHUTBAH JUM’AT
    • BAHASA ARAB
    • BANTAHAN
    • TANYA JAWAB
    • MUTIARA SALAF
    • BIOGRAFI

© 2024 by mantapp